Terungkap, Lionel Messi Jadi Sasaran Ancaman Bom saat Piala Dunia 2026

Terungkap, Lionel Messi Jadi Sasaran Ancaman Bom saat Piala Dunia 2026

Olahraga | sindonews | Senin, 10 Agustus 2026 - 06:37
share

Piala Dunia 2026 ternyata diwarnai sejumlah ancaman keamanan serius yang menyasar para tokoh penting di lapangan. Salah satu nama yang disebut dalam laporan kepolisian Amerika Serikat adalah megabintang Argentina, Lionel Messi.

Dokumen mengenai insiden keamanan selama turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu memuat sejumlah ancaman yang ditangani FBI bersama International Police Cooperation Center (IPCC). Rincian laporan tersebut kemudian diungkap media Spanyol, Marca.

Messi disebut menjadi salah satu pemain yang mendapat ancaman keamanan selama Piala Dunia 2026. Setidaknya, ancaman muncul menjelang pertandingan Argentina melawan Yordania di fase grup serta Mesir pada babak 16 besar.

Menjelang laga Argentina kontra Yordania, seorang pria dilaporkan menghubungi Bandara Dallas dan mengancam akan melakukan serangan di stadion bersama dua orang lainnya. Pelaku disebut mengklaim akan menggunakan bahan peledak rakitan dan senjata api.

Dalam ancaman tersebut, Messi disebut secara khusus sebagai salah satu target. Aparat keamanan juga menerima informasi bahwa ancaman itu turut menyasar pemain dari kedua tim serta petugas yang bertugas di pertandingan.Ancaman yang lebih mengkhawatirkan kembali muncul ketika Argentina menghadapi Mesir pada babak 16 besar. Seorang tersangka dilaporkan mengunggah pesan ancaman melalui media sosial.

"Saya akan masuk ke Stadion Atlanta dan meledakkan Messi dengan empat bom yang dipasang di tubuh saya," tulis tersangka dalam unggahan tersebut, sebagaimana dikutip dari laporan yang beredar.

Pada pertandingan yang sama, petugas juga mendapat laporan mengenai dugaan tiga bom yang ditempatkan di tempat sampah di area tribun. Stadion kemudian diperiksa dengan bantuan anjing pelacak bahan peledak, tetapi ancaman tersebut akhirnya dinyatakan sebagai alarm palsu.

Ronaldo Juga Jadi Perhatian Aparat

Bukan hanya Messi, Cristiano Ronaldo juga tercatat dalam sejumlah insiden keamanan selama Piala Dunia 2026.

Seorang pegawai FIFA sempat melaporkan pria mencurigakan kepada FBI setelah orang tersebut mencari informasi mengenai tempat Ronaldo menginap. Dua hari kemudian, aparat menemukan pria tersebut di hotel tempat Timnas Portugal bermarkas di Houston.

Dalam kejadian terpisah di Toronto, seorang pria juga diamankan setelah berusaha masuk ke dalam lift bersama Ronaldo. Pria itu kemudian mengaku hanya ingin berfoto selfie dengan kapten Timnas Portugal tersebut.Ancaman dan intimidasi selama turnamen tidak hanya menyasar para pemain. Sejumlah ofisial pertandingan juga dilaporkan menjadi target setelah mengambil keputusan kontroversial.

Wasit asal Prancis, François Letexier, disebut menerima lebih dari 6.000 pesan kebencian melalui WhatsApp setelah memimpin pertandingan Argentina melawan Mesir. Kemarahan suporter Mesir muncul setelah tim mereka kalah, sementara pelatih Hossam Hassan sempat melontarkan tudingan bahwa sejumlah keputusan pertandingan menguntungkan Argentina.

Petugas VAR dalam laga tersebut, Willy Delajod, juga dikabarkan menerima pesan bernada ancaman. Situasi itu membuat keduanya meningkatkan pengamanan terhadap rumah dan keluarga mereka di Prancis.

Serangkaian insiden tersebut menunjukkan besarnya tantangan keamanan yang dihadapi penyelenggara Piala Dunia 2026. Pengamanan tidak hanya berfokus pada stadion dan ribuan suporter, tetapi juga mencakup perlindungan terhadap pemain bintang, tim nasional, hingga perangkat pertandingan.

Topik Menarik