Gaya Balap Rookie MotoGP 2026 Bikin Kepala Kru Terkesan, Disandingkan dengan Mantan Rival Marquez
JAKARTA - Gaya balap debutan MotoGP 2026, Toprak Razgatlioglu, bikin kepala kru Pramac Yamaha, Alberto Giribuola. Bahkan, ia menyandingkannya dengan mantan pembalap MotoGP, Andrea Dovizioso. Semasa aktif membalap, Dovizioso merupakan salah satu rival Marc Marquez.
1. Gaya Balap Toprak Razgatlioglu
Toprak Razgatlioglu merupakan juara dunia Superbike tiga kali. Ia musim ini debut ke MotoGP dan masih beradaptasi. Ia mencoba menyesuaikan gaya balapnya dengan ban Michelin.
Toprak Razgatlioglu diharapkan dapat lebih berkembang pada 2027, saat MotoGP beralih ke ban Pirelli, yang pernah digunakan di World Superbike.
Meskipun pembalap Pramac ini belum masuk 10 besar dalam balapan pada 2026, ada beberapa momen kecepatan darinya, termasuk finis di posisi ke-11 di Moto GPHungaria, melansir Crash.
Alberto Giribuola, yang sebelumnya bertindak sebagai kepala kru Andrea Dovizioso, melihat beberapa kesamaan antara pemenang 15 balapan MotoGP itu dengan Razgatlioglu.
Namun, Giribuola mencatat, Razgatlioglu memiliki sesuatu yang istimewa di tikungan kecepatan tinggi yang bahkan membuat timnya "takut" saat menontonnya.
“Dia termasuk dalam kelompok pembalap yang mengerem terlambat, jadi seperti Dovi, dia adalah pembalap yang mengerem terlambat,” kata Giribuola kepada GPOne.
“Namun, Dovi jauh lebih spesifik pada sektor tertentu—misalnya, meskipun dia benar-benar seorang pembalap yang mengerem terlambat, dia benar-benar kesulitan di beberapa bagian kecepatan tinggi, seperti Phillip Island," katanya.
Namun, menurutnya, Toprak sedikit berbeda.
“Toprak, di sisi lain, bahkan di bagian yang cepat, terkadang melakukan keajaiban; dia memasuki tikungan tertentu dengan sangat agresif sehingga bahkan kami pun takut. Jadi dia adalah pembalap yang mengerem keras tetapi juga memiliki kilasan kecemerlangan di area lain, mungkin lebih serba bisa dalam beberapa hal.
Giribuola mengatakan, Toprak memiliki sifat luar biasa, yakni jika dia mengikuti pembalap lain, dia dapat segera mengimbangi dan melakukan hal yang sama, meskipun belum pernah melakukannya sebelumnya.
“Jadi, dia memiliki kemampuan untuk beradaptasi dan mengamati. Hanya dengan memiliki titik acuan, dia bisa membuat perbedaan besar, sedangkan pembalap lain seringkali tidak bisa mengimbangi seseorang yang lebih cepat darinya,” tuturnya.
Razgatlioglu akan tetap bersama tim Pramac Yamaha musim depan, setelah menandatangani kontrak beberapa tahun dengan merek Jepang tersebut. Ia akan bergabung dengan pembalap unggulan Moto2, Izan Guevara.
Di tim pabrikan Yamaha, Jorge Martin dan Ai Ogura akan menggantikan Fabio Quartararo dan Alex Rins.
Quartararo pindah ke Honda, sementara Rins sedang mencari opsi di World Superbike untuk tahun 2027.









