Cegah Rombongan Liar, NOC Indonesia Perketat Verifikasi Cabor Mandiri ke Asian Games 2026
JAKARTA – Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) bersama Kemenpora RI berusaha mencegah munculnya rombongan liar ke Asian Games 2026. Untuk itu, mereka akan memperketat verifikasi cabang olahraga (cabor) yang akan berangkat secara mandiri ke Nagoya, Jepang.
Asian Games 2026 akan digelar di Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober. Hingga kini, belum diketahui berapa banyak cabang olahraga yang akan turun secara mandiri.
1. Review
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari mengatakan, setiap cabor yang ingin berangkat mandiri akan dikaji oleh tim review dan tim teknis. Hal tersebut agar kesiapan mereka dari segi akomodasi, prestasi dan logistik selama di Aichi dan Nagoya, bisa terjamin.
"Cabang mandiri itu nanti akan dikaji lagi karena kami ingin memastikan siapa pun yang berangkat harus bisa maksimal dan aman,” kata Okto di kantor NOC Indonesia, Jakarta, dikutip Rabu (22/7/2026).
Penyebab Timnas Voli Putra Indonesia Kalah 0-3 dari Korea Selatan di AVC Mens Volleyball Cup 2026
“Jadi kami pastikan dulu secara logistik apakah sudah terpenuhi, secara akomodasi apakah bisa terlayani, dan juga memastikan dari hasil tim review tentang kajian prestasi mereka," imbuhnya.
Okto mengakui cabor untuk berangkat secara mandiri sangat tinggi. Akan tetapi, atlet yang berangkat harus sesuai kapasitas akomodasi yang ada di sana.
"Enggak bisa ujug-ujug semuanya main berangkat begitu saja, karena di sana nanti akan chaos. Yang mau mandiri harus dipastikan di sana ada tempat tidur. Jangan sampai di sana jadi rombongan liar," kata Okto.
2. Pertimbangan
Sementara itu, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono mengatakan, anggaran pemerintah diprioritaskan bagi cabor yang berpeluang meraih medali di Asian Games. Untuk yang lain, akan ada pertimbangan berbeda.
"Khusus untuk pengiriman kontingen, kami sudah menyiapkan anggaran yang kami nilai cukup untuk cabang olahraga prioritas yang memiliki peluang meraih medali di Asian Games," kata Surono
"Selain itu, ada beberapa cabang olahraga yang sudah mengumpulkan poin bahkan telah masuk babak kualifikasi Olimpiade. Itu yang kami dorong," tandasnya.









