Tiba di Tokyo, Tim Bulu Tangkis Indonesia Disambut Hangat KBRI Jelang Japan Open 2026
TOKYO – Tim bulu tangkis Indonesia resmi menginjakkan kaki di Tokyo, Jepang, untuk berlaga dalam ajang bergengsi Japan Open 2026. Kedatangan rombongan Merah Putih di Bandara Haneda, Tokyo, pada Minggu, 12 Juli 2026, langsung disambut dengan penuh kehangatan oleh pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo.
Perwakilan KBRI Tokyo yang turut hadir menyongsong kedatangan tim adalah Sekretaris Ketiga Fungsi Penerangan Sosial Budaya (Pensosbud), Zharifah Raihanah Shiddiq. Kehadiran pihak kedutaan menjadi suntikan moral pertama bagi para atlet sebelum berjuang di lapangan.
Total ada 27 orang yang masuk dalam rombongan kontingen Indonesia kali ini, yang terdiri dari kombinasi para atlet, pelatih, hingga ofisial tim. Mereka siap tempur pada turnamen BWF World Tour level Super 750 yang akan digulirkan di Tokyo Metropolitan Gymnasium pada 14–19 Juli mendatang.
1. Dukungan Penuh KBRI
Ajang kejuaraan dunia ini dipandang bukan sekadar kompetisi olahraga biasa, melainkan juga wadah penting bagi hubungan antarbangsa. Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Nurmala Kartini Sjahrir.
“Olahraga adalah bagian penting dari diplomasi. Saya meyakini para atlet mampu meraih hasil maksimal di kejuaraan dunia Japan Open 2026. Kemenangan saya yakini akan mampu diraih Tim Merah Putih. Tapi yang tidak kalah penting dari kemenangan adalah sportivitas dalam bertanding,” tegas Nurmala Kartini Sjahrir, dalam keterangan resminya yang dikutip Senin (13/7/2026).
Lebih lanjut, pihak KBRI Tokyo memastikan komitmennya untuk mendampingi serta memfasilitasi kebutuhan Tim Merah Putih sepanjang turnamen berlangsung. Tidak hanya dari pihak kedutaan, dukungan masif juga dipastikan mengalir dari komunitas masyarakat Indonesia.
“KBRI Tokyo senantiasa siap memberikan dukungan bagi Tim Merah Putih selama bertanding di Japan Open 2026. Dukungan penuh juga akan diberikan oleh WNI yang bermukim di Jepang khususnya Tokyo dan sekitarnya dengan menyaksikan langsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium,” tambah Nurmala.
2. Kesiapan Pemain
Apresiasi besar atas sambutan hangat ini datang dari salah satu andalan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian. Mewakili rekan-rekannya, ia berterima kasih sekaligus berharap tribun stadion nanti bisa dipadati oleh suporter Indonesia untuk mendongkrak motivasi bertanding.
Fajar mengungkapkan bahwa persiapannya bersama Muhammad Shohibul Fikri sudah digodok matang sejak selesainya turnamen Indonesia Open 2026 lalu. Terlebih, usia kemitraan mereka yang sudah menginjak satu tahun dinilai membuat chemistry di lapangan semakin solid untuk memburu target yang lebih tinggi secara bertahap.
Secara keseluruhan, Indonesia berkekuatan penuh di beberapa sektor. Di kubu tunggal putra, ada Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Moh. Zaki Ubaidillah. Sementara sektor tunggal putri diwakili sendirian oleh Putri Kusuma Wardani.
Pada sektor ganda putra, selain Fajar/Fikri, ada Sabar/Reza dan Raymond/Joaquin. Sektor ganda putri menurunkan tiga pasangan, yaitu Febi/Rachel, Febriana/Meylisa, serta Amallia/Fadia. Terakhir, sektor ganda campuran akan bertumpu pada duet Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.









