3 Jagoan Tenis Asia Tenggara Bikin Kejutan di Wimbledon 2026, Janice Tjen Bahkan Tumbangkan Unggulan Dunia!
LONDON – Hari pembuka turnamen Grand Slam Wimbledon 2026 menjadi momen bersejarah bagi dunia tenis Asia Tenggara. Dari lima wakil regional yang ambil bagian, tiga di antaranya sukses mengukir kemenangan impresif pada pertandingan yang berlangsung Senin 29 Juni 2026, sekaligus menandai awal yang sempurna di lapangan rumput London.
1. Janice Tjen Tumbangkan Unggulan Dunia
Kejutan paling menggemparkan datang dari petenis nomor dua Asia Tenggara asal Indonesia, Janice Tjen. Tjen sukses menjungkirbalikkan prediksi dengan menumbangkan unggulan ke-22 asal Kanada, Leylah Fernandez, lewat kemenangan straight set langsung 6-1 dan 7-6.
Kendati performanya sempat dinilai kurang meyakinkan belakangan ini, Tjen tampil sangat percaya diri dengan pukulan-pukulan tajam yang mematikan langkah Fernandez. Statistik pertandingan mencatat dominasi mutlak Tjen yang hanya memberikan satu kali kesempatan break point bagi lawan.
Sebaliknya, Tjen berhasil menciptakan 9 peluang break dan mengonversi 3 di antaranya. Dengan tingkat keberhasilan poin dari servis pertama mencapai 82 serta hanya melakukan 10 kali unforced errors, Tjen sukses mengunci kemenangan perdana dalam kariernya di babak utama Grand Slam lapangan rumput.
Di babak kedua Wimbledon 2026, Tjen akan menantang mantan petenis peringkat 8 dunia asal Rusia, Daria Kasatkina.
2. Kebangkitan Dramatis Duo Thailand
Langkah manis Tjen disusul oleh duo srikandi Thailand, Mananchaya Sawangkaew dan Lanlana Tararudee, yang juga memetik kemenangan debut mereka di panggung Wimbledon. Mananchaya nyaris tersingkir saat tertinggal 2-6 dan 2-5 dari runner-up Roland Garros, Maja Chwalinska. Namun, momentum berbalik total setelah petenis Polandia tersebut mengalami cedera akibat terpeleset di lapangan.
Pada fase berikutnya, Mananchaya akan bersua Alycia Parks. Sementara itu, kompatriotnya, Lanlana Tararudee, sukses meredam perlawanan alot petenis Austria, Lilli Tagger, lewat drama tiga set yang berakhir dengan skor 7-6, 5-7, dan 6-4. Ujian berat sudah menanti Lanlana di babak kedua, di mana ia harus berhadapan dengan unggulan ke-18 asal Rusia, Ekaterina Alexandrova.
Asia Tenggara masih berpeluang menambah pundi-pundi kemenangan lewat andalan Filipina, Alexandra Eala, yang dijadwalkan bertanding melawan Renata Zarazua (Meksiko). Sedangkan satu wakil tersisa, Aldila Sutjiadi, yang baru saja merayakan gelar juara ganda di WTA 500 Berlin Tennis Open, mendapatkan waktu istirahat lebih lama karena sektor ganda belum dimulai.









