FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
FIFA terus memperketat upaya memerangi ujaran kebencian di media sosial selama Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Badan sepak bola dunia itu mengungkapkan telah menghapus ratusan ribu unggahan dan komentar bermuatan kebencian sejak turnamen dimulai.
Menurut FIFA, sebanyak 3,8 juta unggahan dan komentar telah ditinjau, dengan 388.000 di antaranya dihapus karena mengandung unsur kebencian atau pelanggaran. Jumlah tersebut bahkan telah melampaui Piala Dunia 2022 di Qatar, ketika FIFA menghapus sekitar 287.000 unggahan dan komentar sepanjang turnamen.
Secara keseluruhan, FIFA menyebut lebih dari 250 juta komentar dan unggahan di media sosial telah dipantau dalam program pengawasan mereka. Dari jumlah tersebut, lebih dari 30 juta konten teridentifikasi sebagai unggahan berbahaya.
Baca Juga: YouTuber Korea Korban Rasis Dapat Undangan Istimewa FIFA
"Lebih dari 250 juta komentar dan unggahan telah ditinjau, dengan lebih dari 30 juta di antaranya diidentifikasi sebagai berbahaya," demikian pernyataan FIFA dikutip dari GulfNews, Kamis (18/6/2026).Pengumuman itu disampaikan bertepatan dengan forum yang digelar FIFA bersama TikTok dan Pemerintah Kota Atlanta di Pusat Nasional untuk Hak Sipil dan Hak Asasi Manusia. Acara tersebut mempertemukan para pemain, pembuat kebijakan, pakar teknologi, dan tokoh masyarakat untuk membahas langkah konkret dalam memerangi ujaran kebencian.
Diskusi yang digelar menjelang laga Piala Dunia 2026 antara Republik Ceko dan Afrika Selatan di Stadion Atlanta itu menekankan pentingnya menjaga sepak bola sebagai ruang yang inklusif dan menjadi kekuatan pemersatu bagi masyarakat global. Forum tersebut ditutup dengan deklarasi komitmen bersama dari para peserta untuk mengambil tindakan nyata di tingkat lokal.
Baca Juga: Roberto Martinez: Tak Masuk Akal Tarik Ronaldo saat Portugal Butuh Gol
FIFA menegaskan, pemberantasan ujaran kebencian membutuhkan tanggung jawab kolektif dan upaya berkelanjutan dari seluruh elemen sepak bola dan masyarakat.









