Shin Tae-yong Tolak Godaan 4 Klub Luar Indonesia, Ada Alasan Emosional Pilih Persija
JAKARTA, iNews.id – Shin Tae-yong memilih Persija Jakarta meski sempat mendapat godaan dari tiga sampai empat klub luar Indonesia sebelum resmi menjadi pelatih Macan Kemayoran.
Keputusan itu menjadi sorotan besar karena Shin Tae-yong sebenarnya punya opsi lain sebelum kembali bekerja di sepak bola Indonesia. Namun, Persija berhasil membuat pelatih asal Korea Selatan itu yakin menerima proyek besar di Jakarta.
Shin Tae-yong diperkenalkan sebagai pelatih baru Persija pada Senin (8/6/2026). Pelatih berusia 56 tahun itu mendapat kontrak berdurasi tiga tahun dari manajemen Macan Kemayoran.
Kehadiran Shin Tae-yong jelas menjadi gebrakan besar Persija. Nama besarnya masih melekat kuat di sepak bola Indonesia setelah dia pernah menangani Timnas Indonesia selama lima tahun.
Shin Tae-yong Sempat Digoda 4 Klub Luar Indonesia
Shin Tae-yong mengakui ada beberapa tawaran yang datang sebelum dia menerima pinangan Persija. Namun, tawaran itu bukan berasal dari klub Super League Indonesia.
"Memang sebelum bertemu dengan owner Persija Jakarta, memang ada tawaran 3 sampai 4, tetapi bukan tim Super League," kata Shin Tae-yong di Jakarta, Senin (8/6/2026).
Pernyataan itu menunjukkan Persija tidak datang sebagai satu-satunya pilihan. Shin Tae-yong tetap punya peluang melatih klub lain di luar Indonesia sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Macan Kemayoran.
Namun, arah keputusan Shin berubah setelah dia bertemu langsung dengan owner Persija. Keseriusan manajemen menjadi faktor penting yang membuat dia semakin mantap.
"Tetapi memang setelah meeting dengan owner Persija Jakarta, saya semakin yakin dengan Persija Jakarta," tambahnya.
Cinta Jakarta Jadi Alasan
Shin Tae-yong juga mengungkap alasan emosional di balik keputusannya kembali ke Indonesia. Dia merasa Jakarta sudah menjadi tempat yang sangat dekat dengan hidupnya.
Pelatih asal Korea Selatan itu pernah tinggal di Jakarta selama lima tahun saat menangani Timnas Indonesia. Pengalaman panjang tersebut membuat dia punya ikatan kuat dengan Indonesia dan ibu kota.
"Memang selama tinggal di Jakarta 5 tahun ya, saya menjadi orang yang sangat cinta dengan Indonesia dan Jakarta. Jadi walaupun ada tawaran yang lebih baik daripada Persija Jakarta, di dalam hati selalu ingin kembali ke Indonesia," kata Shin Tae-yong.
Kalimat itu menjadi sinyal kuat jika keputusan Shin Tae-yong bukan hanya soal kontrak. Ada faktor kenyamanan, kedekatan, dan rasa cinta terhadap Indonesia yang membuat dia memilih Persija.
"Itu yang membuat pilih Persija Jakarta. Dan seperti yang tadi Coach Shin bicara, ya 'Aku cinta kamu Indonesia'," sambungnya.
Persija kini memasuki era baru bersama Shin Tae-yong. Kontrak tiga tahun memberi ruang bagi pelatih asal Korea Selatan itu untuk membangun proyek jangka panjang bersama Macan Kemayoran.
Kedatangan Shin Tae-yong juga membuat ekspektasi publik meningkat. Persija kini bukan hanya mendapatkan pelatih berpengalaman, tetapi juga sosok yang sudah memahami karakter sepak bola Indonesia.
Keputusan Shin Tae-yong menolak godaan klub luar Indonesia demi Persija menjadi cerita besar jelang musim baru. Macan Kemayoran sukses memulangkan sosok yang masih punya tempat khusus di hati banyak pencinta sepak bola Tanah Air.










