Duel Pedro Acosta vs Marc Marquez Makin Panas, Fans MotoGP Ikut Bahagia

Duel Pedro Acosta vs Marc Marquez Makin Panas, Fans MotoGP Ikut Bahagia

Olahraga | okezone | Selasa, 2 Juni 2026 - 01:01
share

DUEL sengit antara pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez dengan Pedro Acosta (Red Bull KTM) menjadi salah satu persaingan yang paling menarik di MotoGP Italia 2026 pada Minggu 31 Mei 2026. Acosta pun berharap fans MotoGP ikut Bahagia karena melihat persaingan yang sangat menghibur dari duelnya melawan Marquez.

Ya, Acosta dan Marquez sempat bersaing ketat untuk memperebutkan posisi keempat pada balapan yang digelar di Sirkuit Mugello, Italia tersebut. Rivalitas ini menjadi kontras yang sangat kentara jika dibandingkan dengan jalannya balapan di barisan paling depan antara Marco Bezzecchi dan Francesco Bagnaia, di mana aksi saling salip hanya terjadi dua kali.

1. Hiburan yang Dirindukan Penggemar

Bagi Acosta, aksi saling serang di atas lintasan seperti inilah yang seharusnya lebih sering tersaji demi menjaga gairah kompetisi. Pedro Acosta secara terbuka menyatakan MotoGP saat ini sangat memerlukan lebih banyak balapan dengan tensi dan aksi saling salip yang intens guna mendongkrak kembali antusiasme penonton.

Pertarungan sengitnya dengan Marquez sepanjang tiga perempat dari total 23 putaran di Mugello dianggap sebagai contoh ideal. Meskipun pada akhirnya posisi mereka harus melorot hingga Acosta finis di posisi keenam dan Marquez ketujuh.

"Saya berharap para penggemar di televisi menikmatinya. Saya rasa kejuaraan ini membutuhkan lebih banyak balapan seperti ini untuk menciptakan (keseruan),” ungkap Acosta, melansir dari Crash, Selasa (2/6/2026).

Pedro Acosta. (Foto: Instagram/37pedroacosta)

“Selain itu, dari sisi saya pun rasanya sangat menyenangkan. Itu sangat bagus. Banyak aksi menyalip yang bersih, benar-benar pertarungan yang hebat dengan Marc," tambahnya.

Duel antara Acosta vs Marquez menjadi sangat menarik karena perbedaan kekuatan mekanis dan teknik berkendara yang mencolok. Marquez dengan motor Ducati miliknya unggul telak dalam memanfaatkan tenaga di trek lurus utama untuk mempertahankan posisi.

Di sisi lain, Acosta tampil jauh lebih tajam dan agresif saat memasuki tikungan. Perbedaan karakter ini membuat Acosta yang tampak lebih cepat di beberapa sektor selalu mendapatkan perlawanan instan dari Marquez di trek lurus.

 

2. Mencuri Ilmu Marc Marquez

Bagi Acosta, berada di belakang motor Marquez tidak hanya sekadar perkara adu gengsi, melainkan juga menjadi kesempatan emas untuk mencuri ilmu dari pembalap yang jauh lebih berpengalaman. Ia memanfaatkan momen tersebut untuk mempelajari bagaimana Marquez mengelola ritme balapan yang berat serta bagaimana ia mengambil jalur balap yang berbeda.

Marc Marquez memimpin di Sprint Race MotoGP Italia 2026 (Foto: Facebook/MotoGP)

"Selalu menyenangkan bisa bertarung dengan Marc. Pada akhirnya, saya mencoba menyalipnya sekali, dia membalasnya, dan kemudian saya menghabiskan beberapa lap di belakangnya, hanya untuk mencoba memahami apa yang dia lakukan,” sambung Acosta.

“Sangat menarik untuk berada di belakang Marc dan melihat apa yang dilakukannya, terutama di tikungan delapan dan sembilan yang terasa jauh lebih mudah saat Anda berada di belakang pembalap lain," tutup pembalap asal Spanyol tersebut.

Topik Menarik