Aidan Heslop Rajai Red Bull Cliff Diving 2026 di Broken Beach
Tebing eksotis Broken Beach, Nusa Penida, sukses menjadi panggung spektakuler pembuka Red Bull Cliff Diving World Series 2026 yang berlangsung pada 22–23 Mei 2026. Ribuan pasang mata disuguhkan aksi menegangkan dari para atlet cliff diving terbaik dunia yang melompat dari ketinggian ekstrem dengan latar belakang panorama laut Bali yang dramatis.
Atmosfer kompetisi terasa semakin istimewa dengan kehadiran dua MIDO Friends of the Brand, Aidan Heslop dan Jonathan Paredes. Keduanya berhasil mencuri perhatian publik melalui performa impresif sepanjang akhir pekan.
Sorotan utama dalam seri pembuka ini tertuju pada Aidan Heslop. Atlet asal Inggris berusia 24 tahun tersebut sukses menghadirkan salah satu momen paling emosional dalam sejarah kompetisi.
Heslop mengunci gelar juara setelah mencatatkan skor tertinggi melalui lompatan Forward 4 Somersaults 3½ Twists Pike. Lompatan dengan tingkat kesulitan 5,9—salah satu yang tertinggi di kompetisi—tersebut dieksekusi nyaris sempurna hingga membuahkan skor luar biasa 141,60 dari para juri.
Bagi Heslop, kemenangan di Bali ini terasa sangat personal. Ini merupakan panggung comeback resminya setelah terpaksa absen sepanjang musim 2025 akibat cedera parah."Sudah lama sekali saya menantikan momen ini, dan saya bisa bilang ini mungkin salah satu hal tersulit yang pernah saya jalani, harus menjauh dari salah satu olahraga paling ekstrem di dunia. Tapi rasanya luar biasa bisa kembali," ujar Heslop emosional.
Ia menambahkan bahwa lompatan terakhirnya bukan sekadar pemburu poin, melainkan sebuah pelepasan emosi setelah melewati proses pemulihan yang panjang. "Saat melakukan lompatan terakhir itu, saya merasakan kebahagiaan, kelegaan, semuanya datang bersamaan. Bahkan saya sempat menitikkan air mata di atas jet ski, karena momen ini sangat berarti bagi saya," tambahnya.
Dominasi Senioritas Jonathan Paredes
Di sisi lain, Jonathan Paredes, atlet senior asal Meksiko yang dikenal dengan teknik presisi dan gaya elegannya, juga tampil memukau. Paredes langsung memimpin klasemen putra pada hari pertama dan mempertahankan konsistensinya hingga babak final.Pengalaman panjangnya di dunia cliff diving terlihat jelas dalam setiap eksekusi lompatan yang tenang dan penuh kontrol, membawanya sukses finis di posisi kedua. Sebagai Friends of the Brand MIDO, baik Heslop maupun Paredes merepresentasikan karakter yang menjadi DNA utama brand: presisi, ketahanan, keberanian, dan dedikasi tanpa kompromi.
Dalam ajang di Bali ini, Heslop tampak mengenakan MIDO Ocean Star 39, koleksi terbaru diving watch MIDO dengan diameter 39 mm yang lebih ramping dan versatile. Didesain untuk gaya hidup aktif modern, jam tangan ini menggabungkan performa teknis tinggi dengan estetika sports chic.
Spesifikasi Utama MIDO Ocean Star 39:
Ketahanan Air: Hingga 200 meter.Fitur: Rotating bezel unidirectional.Mesin: Movement otomatis Caliber 72.
Daya & Teknologi: Cadangan daya hingga 72 jam serta teknologi antimagnetik Nivachron™ balance spring.
Melalui momentum seri pembuka di Bali ini, MIDO tidak hanya mendukung dunia olahraga ekstrem, tetapi juga merayakan individu-individu yang terus mendorong batas kemampuan mereka demi mencatatkan sejarah baru.










