Indonesia Borong 25 Medali dan Pecahkan Rekor Dunia Para Powerlifting

Indonesia Borong 25 Medali dan Pecahkan Rekor Dunia Para Powerlifting

Olahraga | okezone | Rabu, 15 April 2026 - 01:01
share

BANGKOK – Tim para angkat berat Indonesia sukses mengukir prestasi prestisius pada ajang Para Powerlifting Asia-Oceania Open Championship 2026 yang digelar di Bangkok, Thailand. Berlangsung pada 7-12 April 2026, Skuad Merah Putih berhasil membuktikan ketangguhannya dengan membawa pulang total 25 medali serta mencatatkan rekor dunia baru melalui lifter mudanya.

Kontingen Indonesia finis di peringkat ke-10 dengan mengoleksi enam medali emas, empat perak, dan 15 perunggu. Sementara itu, Uzbekistan tampil sebagai juara umum dalam kejuaraan tersebut.

Salah satu sorotan datang dari Abdul Hadi di kelas 49 kilogram putra. Ia mencatatkan angkatan terbaik 179 kilogram yang menghasilkan dua medali emas pada kategori best lift elite open dan best lift Asia.

Catatan itu melampaui pesaingnya dari Vietnam, Le Van Cong, yang mencatatkan 163 kilogram. Keberhasilan tersebut menjadi pembalasan setelah sebelumnya Abdul Hadi kalah tipis dari Le Van Cong pada ASEAN Para Games 2025.

"Waktu ikut kejuaraan di Mesir saya gagal, jadi saya bayar sekarang. Walaupun di kejuaraan ini masih ada (lawan) yang belum hadir, tetapi sudah membuktikan bahwa saya sudah bisa melangkah sejauh ini. Ini sangat memotivasi saya untuk mengejar poin ke Paralympic, meningkatkan angkatan," ujar Abdul Hadi dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026).

Delima Yunia Susanti

1. Pemecahan Rekor Dunia

Penampilan impresif juga ditunjukkan lifter muda Delima Yunia Susanti. Atlet berusia 16 tahun itu menyumbangkan empat medali emas di kategori rookie kelas 79 kilogram putri sekaligus memecahkan rekor dunia rookie lewat angkatan 93 kilogram.

"Di lubuk hati, saya sangat takut berhadapan dengan para senior. Tetapi saya senang bisa bertanding di event sebesar ini, bergabung dengan lawan-lawan senior yang baik," kata Delima.

 

Pelatih para angkat berat Indonesia, Coni Ruswanta, menyatakan optimisme seluruh atlet yang dikirim berpeluang lolos ke Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang. Ia menilai tambahan poin dari kejuaraan ini sangat penting dalam proses kualifikasi.

"Insya Allah dari hasil perhitungan kita, semua atlet ini bisa lolos ke Nagoya sesuai yang ditargetkan. Dan ada beberapa kejutan, terutama Abdul Hadi, bisa menjadi (ranking) nomor satu di Asia bahkan Dunia. Delima yang baru berusia 16 tahun juga bisa memecahkan rekor rookie di kelas 79 kilogram," tutup Coni.

Abdul Hadi

2. Target Menuju Nagoya dan Paralimpiade Los Angeles

Coni menambahkan, dalam lima bulan menuju Asian Para Games, fokus latihan akan diarahkan dari pengumpulan poin ke perburuan medali. Selain itu, tim pelatih menargetkan empat atlet dapat lolos ke Paralimpiade Los Angeles 2028 dengan ambisi menembus peringkat sembilan dunia.

Topik Menarik