Final Impian Campus League Basketball Regional Jakarta 2026: UPH Vs Binus di Sektor Putra dan Putri

Final Impian Campus League Basketball Regional Jakarta 2026: UPH Vs Binus di Sektor Putra dan Putri

Olahraga | inews | Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:32
share

TANGERANG, iNews.id - Campus League 2026 Basketball Regional Jakarta Season 1 menghadirkan final ideal setelah Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Universitas Bina Nusantara (Binus) sama-sama meloloskan tim putra serta putri ke partai puncak. Duel dua kekuatan basket kampus tersebut dipastikan menjadi sorotan utama pada laga final yang berlangsung Minggu (31/5/2026).

Turnamen yang berlangsung di Basketball Court Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang, Banten, sejak 24 hingga 31 Mei 2026 itu diikuti 16 tim putra dan delapan tim putri dari 16 perguruan tinggi. Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari Jakarta, tetapi juga dari wilayah Banten hingga Riau.

Sejumlah kampus yang ambil bagian dalam ajang ini antara lain Universitas Darma Persada, Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Prasetiya Mulya, Institut Perbanas, Universitas Budi Luhur, Universitas Kristen Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Trisakti, STIE Jakarta, Universitas Esa Unggul, Universitas Indonesia, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Bina Nusantara, Universitas Pelita Harapan, Universitas Gunadarma, serta Universitas Riau dari Pekanbaru.

Babak semifinal sektor putri mempertemukan UPH melawan Institut Perbanas dan Binus menghadapi Universitas Budi Luhur. Sementara sektor putra menyajikan duel Institut Perbanas kontra Binus serta Universitas Trisakti melawan tuan rumah UPH.

UPH dan Binus Sama-sama Perkasa

Pada semifinal putri, UPH sempat mendapat tekanan saat tertinggal 6-13 pada kuarter pertama dari Institut Perbanas. Namun, tim tuan rumah mampu bangkit dan membalikkan keadaan hingga menang dengan skor 51-37.

Salah satu pemain kunci kemenangan UPH adalah Jennifer Chioma Igbojike yang menyumbangkan 15 poin. Dia menegaskan timnya memiliki keyakinan tinggi untuk melangkah jauh di turnamen ini.

“Kami punya rasa percaya diri, kami bisa dan kami yang bisa menang, jadi kita bakal terus fokus. Ada tekanan (sebagai tuan rumah) tapi itu bagus untuk memotivasi, dan saya rasa yang membuat saya senang adalah pelatih menerima tekanan itu sebagai sesuatu yang positif,” kata Jennifer.

Pelatih tim putri UPH, Fajar Kusumasari, memilih fokus pada pemulihan kondisi pemain menjelang partai final. Menurut dia, seluruh tim yang tampil di Regional Jakarta memiliki kualitas yang merata sehingga setiap pertandingan berjalan sulit.

“Persiapan kita sudah cukup untuk menghadapi siapapun nanti di final, jadi fokus recovery, besok just play good basketball. Karena di Regional Jakarta ini saya rasa semua tim kuat dan punya potensi saling mengalahkan. Tidak mudah, tapi kami tetap optimis, kami akan lakukan yang terbaik dan kejar juara,” ujar Fajar.

Sementara itu, tim putra Binus berhasil mengamankan tiket final setelah menaklukkan Institut Perbanas dengan skor 68-56. Pertandingan berlangsung ketat pada awal laga sebelum Binus mampu menemukan ritme permainan dan menjauh dalam perolehan angka.

Pelatih tim putra Binus, Jap Ricky Lesmana, menyebut disiplin bertahan menjadi kunci keberhasilan timnya menembus partai final. Dia menilai fondasi permainan tersebut harus terus dipertahankan menghadapi lawan berikutnya.

“Yang pasti kemenangan kita di disiplin defense ya, terus kita juga agresif, akhirnya kita pelan-pelan nemuin ritme dan akhirnya bisa menjauh. Jadi buat ke depannya nanti antara UPH dan Trisakti, kita harus mempersiapkan dua hal itu tentunya sih, karena secara skill, itu kita perlu dilatih terus, itu sudah bukan jadi pertanyaan dan bukan jadi jawaban, itu sudah jadi hal wajib buat kita,” kata Jap.

Di semifinal lainnya, tim putri Binus tampil meyakinkan saat mengalahkan Universitas Budi Luhur dengan skor 55-41. Adapun tim putra UPH sukses menghentikan perlawanan Universitas Trisakti dengan kemenangan 74-55.

Hasil tersebut membuat UPH dan Binus mendominasi Regional Jakarta dengan menempatkan masing-masing dua tim di partai final. Persaingan memperebutkan supremasi basket kampus Jakarta pun dipastikan berlangsung sengit di sektor putra maupun putri.

Tiga Wakil Jakarta ke Putaran Nasional

Selain memperebutkan gelar juara Regional Jakarta, tim-tim peserta juga memburu tiket menuju The Nationals Campus League 2026 Basketball Season 1 yang digelar pada 7 hingga 13 Juni 2026.

Head of Competition & Talent Development Campus League, Dave Leopold, menjelaskan Regional Jakarta mendapat jatah tiga wakil sektor putra menuju tingkat nasional. Penambahan kuota tersebut dilakukan setelah Regional Samarinda hanya mengirimkan satu wakil.

“Format awal yang kami rancang adalah meloloskan dua tim terbaik (juara dan runner-up) dari masing-masing regional ke babak nasional. Namun dinamika di lapangan terjadi saat kompetisi berjalan, saat masuk Samarinda, kami hanya mendapatkan (peserta) empat tim putra, sangat tidak adil dan tidak kompetitif kalau kami langsung meloloskan dua tim ke tingkat nasional. Melalui penyesuaian tersebut, total jatah tim putra tetap 10 dengan pembagian Jakarta sebagai tuan rumah mengirim tiga wakil, jadi mekanismenya ditentukan melalui pertandingan perebutan peringkat ketiga dan keempat, pemenang dari pertandingan itu yang secara resmi akan mendampingi juara dan runner-up dari Regional Jakarta,” ujar Dave.

Campus League 2026 Basketball Season 1 sendiri digelar di lima kota, yakni Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, Bandung, dan Jakarta. Setelah seluruh fase regional berakhir, tim-tim terbaik akan bersaing memperebutkan gelar nasional dalam ajang The Nationals.

Topik Menarik