Bocor ke Publik! Ini Sosok Asisten Lokal John Herdman di Timnas Indonesia

Bocor ke Publik! Ini Sosok Asisten Lokal John Herdman di Timnas Indonesia

Olahraga | inews | Senin, 2 Februari 2026 - 15:58
share

TANGERANG, iNews.id – Asisten pelatih lokal yang akan mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia terungkap. Sosok tersebut bernama Dzikry Lazuardi.

Dzikry resmi meninggalkan Persija Jakarta di tengah musim kompetisi BRI Super League 2025/2026 untuk bergabung dengan staf kepelatihan John Herdman di Timnas Indonesia.

Keputusan ini disampaikan langsung setelah Persija menumbangkan Persita Tangerang dengan skor 2-0 pada pekan ke-19 di Indomilk Arena, Jumat (30/2/2026).

Kepala Analis Persija itu menyampaikan salam perpisahan kepada seluruh skuad dan staf tim. Momen tersebut terasa emosional karena kepergiannya terjadi saat musim masih berjalan dan Persija masih berjuang mengejar target kompetisi.

"Semuanya, terima kasih untuk kerja samanya selama ini. Saya juga sebenarnya tidak ada kepikiran untuk keluar dari Persija di tengah musim," ujar Dzikry dinukil dari kanal YouTube Persija Jakarta.

Dia mengakui memiliki keinginan kuat menyelesaikan musim bersama Macan Kemayoran. Kebersamaan dan perjuangan kolektif menjadi hal yang ingin terus dia jalani hingga akhir kompetisi.

"Saya ingin mengakhiri musim ini di Persija, bekerja bersama, menang bersama, dan ya kita selalu bersama-sama," jelasnya.

Dzikry Lazuardi lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 4 April 1997. Di usia 28 tahun, dia telah membangun reputasi sebagai analis sepak bola yang konsisten. Dia mulai bekerja di Persija sejak Juli 2024 dan menjadi bagian penting dari tim analisis performa.

Sebelum bergabung dengan Persija, dia lebih dulu mengasah pengalaman bersama sejumlah klub nasional. Kariernya mencakup Sulut United pada 2021, Persipura Jayapura selama 2022 hingga 2023, lalu Persis Solo pada musim 2023/2024.

Kesempatan bergabung dengan Timnas Indonesia menjadi alasan utama di balik keputusannya. Tawaran tersebut datang di saat kariernya sedang menanjak dan membuka peluang berkontribusi di level internasional.

"Tapi memang ya di sepak bola ada perpisahan, dan saya juga mendapat kesempatan menjadi analis di Timnas Indonesia," tutur Dzikry.

Meski resmi berpisah, dia menegaskan komitmen emosionalnya terhadap Persija belum luntur. Dukungan dari jarak jauh tetap dia berikan untuk tim yang pernah menjadi rumah profesionalnya.

"Tapi saya juga tetap membantu Persija dari jauh dan selalu ingin Persija menang setiap minggunya," imbuhnya.

Di Timnas Indonesia, Dzikry akan menempati peran strategis sebagai asisten kedua John Herdman. Posisi tersebut menempatkannya sejajar dalam jajaran staf inti, bersama Cesar Meylan yang bertugas sebagai pelatih fisik.

Menutup perpisahannya, Dzikry menyampaikan permohonan maaf sekaligus harapan. Dia menyebut Persija bukan sekadar tempat bekerja, melainkan keluarga yang membentuk perjalanan kariernya.

"Saya juga meminta maaf kalau ada kesalahan-kesalahan, saya merasa punya keluarga di sini," ujar Dzikry.

"Dan untuk teman-teman pemain berpaspor Indonesia, semoga kita bisa bertemu juga di camp-camp Tim Nasional. Dan semoga Persija sukses dan mendapatkan target musim ini," ungkapnya.

Topik Menarik