Emil Audero Kena Petasan, Kapten Inter Milan Langsung Minta Maaf Terbuka

Emil Audero Kena Petasan, Kapten Inter Milan Langsung Minta Maaf Terbuka

Olahraga | inews | Senin, 2 Februari 2026 - 17:38
share

CREMONA, iNews.id – Lautaro Martinez menyampaikan permintaan maaf terbuka usai Emil Audero terkena petasan dalam laga Serie A antara Inter Milan melawan Cremonese. Insiden serius itu terjadi di tengah pertandingan yang dimenangi Inter dengan skor 2-0 di Stadio Zini.

Pertandingan berjalan normal hingga memasuki awal babak kedua. Inter unggul berkat gol Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski, namun suasana berubah tegang saat laga terpaksa dihentikan sementara pada menit ke-50.

Sebuah petasan dilempar dari tribun suporter Inter ke arah lapangan. Benda tersebut jatuh tepat di dekat Emil Audero lalu meledak, menciptakan kepanikan di antara pemain dan ofisial pertandingan.

Audero terlihat mengalami luka dan bekas terbakar di sekitar lututnya. Meski sempat mendapat perawatan, kiper Cremonese itu dinyatakan aman dan memilih melanjutkan pertandingan hingga selesai.

Lautaro Martinez, yang menjabat sebagai kapten Inter, menjadi salah satu pemain pertama yang menghampiri Audero usai insiden tersebut. Setelah laga berakhir, dia menyampaikan permintaan maaf atas nama klub kepada mantan rekan setimnya itu.

“Hal seperti ini tidak boleh terjadi,” kata Lautaro kepada DAZN setelah pertandingan.

“Ada risiko pribadi di sana. Pesepakbola juga manusia. Kami menampilkan tontonan yang disaksikan di seluruh dunia, jadi kami harus berhati-hati dengan hal-hal seperti ini,” lanjutnya.

Permintaan Maaf dan Pesan Kemanusiaan

Lautaro juga mengingatkan hubungan emosionalnya dengan Audero yang pernah menjadi bagian dari kesuksesan Inter. “Kami meminta maaf kepada Audero, yang pernah menjadi juara bersama kami saat meraih bintang kedua, dan kami juga meminta maaf kepada seluruh pendukung Cremonese. Hal seperti ini tidak boleh terjadi,” ujarnya.

Meski laga ternodai insiden, Lautaro tetap tampil impresif dan terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan. Namun penghargaan individu tersebut dia dedikasikan untuk keluarganya.

“Penghargaan ini akan saya taruh di kamar putri saya. Hari ini ulang tahunnya. Sekarang saya berharap bisa cepat kembali ke Milan dan menemuinya saat dia masih terjaga. Penghargaan ini dan jersey ini untuk dia,” ucap Lautaro.

Kemenangan Inter atas Cremonese akhirnya tetap tercatat sah, namun insiden petasan menjadi sorotan serius di Serie A. Pernyataan Lautaro mempertegas sikap klub yang menolak tindakan berbahaya dan menempatkan keselamatan pemain sebagai prioritas utama.

Topik Menarik