Kronologi Emil Audero Terkena Flare saat Laga Cremonese vs Inter Milan
CREMONA, iNews.id – Kronologi Emil Audero terkena flare terjadi pada awal babak kedua laga giornata ke-23 Liga Italia 2025-2026 antara Cremonese vs Inter Milan yang berakhir dengan skor 0-2 untuk kemenangan tim tamu. Laga itu digelar di Stadio Giovanni Zini, Cremona, Senin (2/2/2026) dini hari WIB,
Pertandingan Serie A itu berjalan normal hingga babak pertama berakhir. Inter unggul dua gol berkat sundulan Lautaro Martinez pada menit ke-15 dan tembakan jarak jauh Piotr Zielinski jelang setengah jam pertandingan.
Memasuki babak kedua, laga baru berjalan sekitar lima menit ketika insiden serius terjadi. Sebuah flare dilempar dari tribun yang ditempati suporter Inter Milan ke arah lapangan.
Flare tersebut meluncur ke area kotak penalti Cremonese dan jatuh sangat dekat dengan Emil Audero. Saat itu, kiper Timnas Indonesia itu menjadi satu-satunya pemain yang berada di dalam kotak penalti.
Sesaat kemudian, flare meledak dengan suara keras di samping Audero. Percikan api mengenai kaki sang kiper hingga membuatnya terjatuh di atas lapangan.
Wasit langsung menghentikan pertandingan setelah melihat kondisi Audero. Tim medis Cremonese segera masuk ke lapangan untuk memberikan perawatan awal.
Kaki Audero Ada Bekas Luka dan Terbakar
Bekas luka dan tanda terbakar terlihat jelas di kaki Audero akibat percikan flare tersebut. Audero mendapatkan perawatan selama beberapa menit sebelum akhirnya dinyatakan mampu melanjutkan pertandingan.
Setelah laga kembali dilanjutkan, Cremonese mencoba bangkit. Alessio Zerbin sempat mendapatkan peluang dari sisi kanan, tetapi tembakannya mengarah tepat ke pelukan Yann Sommer.
Tempo pertandingan kemudian berjalan terputus-putus akibat sejumlah pergantian pemain dari kedua tim. Cremonese kesulitan menciptakan peluang bersih hingga memasuki menit-menit akhir.
Pada 10 menit terakhir pertandingan, Zerbin kembali mengancam lewat tembakan rendah dari tepi kotak penalti, tetapi bola membentur tiang gawang Inter.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Inter Milan. Insiden flare yang mengenai Emil Audero menjadi sorotan utama pertandingan tersebut dan memicu penyelidikan pihak berwenang.










