Usai Terkena Flare, Sikap Emil Audero Dipuji Presiden Inter Milan
CREMONA, iNews.id – Sikap Emil Audero Mulyadi dipuji usai terkena flare dalam laga Liga Italia 2025-2026 antara Cremonese vs Inter Milan. Presiden Inter Milan Beppe Marotta mengaku kagum dengan profesionalitas kiper Cremonese tersebut.
Insiden tersebut terjadi pada awal babak kedua yang membuat pertandingan di Stadio Giovanni Zini, Cremona, itu sempat dihentikan. Sebuah flare yang dilempar dari tribun suporter Inter Milan meledak di dekat posisi Audero yang menjaga gawang Cremonese.
Percikan flare tersebut mengenai kaki Audero dan membuatnya terjatuh di lapangan. Terlihat jelas bekas luka dan tanda terbakar di bagian kaki kiper Timnas Indonesia itu akibat insiden tersebut.
Wasit segera menghentikan pertandingan untuk memastikan kondisi Audero. Tim medis memberikan perawatan selama beberapa menit sebelum laga kembali dilanjutkan.
Meski mengalami luka, Audero tetap memilih melanjutkan pertandingan hingga selesai. Sikap tersebut menjadi sorotan utama setelah laga berakhir.
Marotta Apresiasi Profesionalisme Audero
Presiden Inter Milan Beppe Marotta memberikan pujian atas sikap Audero. Dia menilai keputusan Audero melanjutkan laga menunjukkan profesionalisme tinggi.
“Kami juga ingin berterima kasih kepada Audero atas profesionalismenya, karena berkat dia pertandingan ini bisa dimainkan hingga selesai,” ujar Marotta kepada Sky Sport Italia.
Marotta juga menyinggung insiden flare tersebut. “Ini adalah gestur bodoh,” katanya, merujuk pada tindakan yang mencederai Audero di atas lapangan.
Dia mengaku belum pernah mengalami situasi serupa sepanjang kariernya di dunia sepak bola. “Ini situasi yang belum pernah saya alami selama bertahun-tahun berkarier. Sebuah tindakan sensasional atas nama anti-sportivitas,” ucap Marotta.
Marotta menyampaikan pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan. “Mungkin ini insiden terisolasi, kami menunggu hasil penyelidikan, tetapi kami berpikir sama seperti semua penggemar. Kami punya kewajiban membangun budaya dan mencegah situasi seperti ini. Kami mengutuk keras insiden luar biasa ini,” tuturnya.
Terlepas dari insiden tersebut, pertandingan berakhir dengan kemenangan Inter Milan 2-0. Gol Inter dicetak di babak pertama oleh Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski.
Kemenangan itu membuat Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen Serie A. Sementara itu, Emil Audero menuntaskan laga dengan kondisi bisa melanjutkan permainan hingga peluit akhir.










