Filosofi John Herdman Terungkap, Timnas Indonesia Diracik dari Dapur Usia Muda

Filosofi John Herdman Terungkap, Timnas Indonesia Diracik dari Dapur Usia Muda

Olahraga | inews | Minggu, 1 Februari 2026 - 05:00
share

JAKARTA, iNews.id – John Herdman menyebut dirinya sebagai koki dari dapur besar bernama Timnas Indonesia dan menegaskan komitmen membangun tim dari fondasi pemain muda. Pelatih Timnas Indonesia itu menilai proses pembinaan menjadi kunci utama keberhasilan jangka panjang.

John Herdman memaparkan visi dan misi kepelatihannya setelah resmi menukangi Timnas Indonesia. Dia menegaskan fokusnya tidak hanya tertuju pada tim senior, melainkan juga pada jalur pengembangan pemain usia muda.

Pelatih berkebangsaan Inggris tersebut menaruh perhatian besar pada kesinambungan antartim nasional. Dia ingin Timnas Indonesia U-20, U-23, dan senior berjalan dalam satu arah yang sama.

Menurut Herdman, keselarasan filosofi menjadi faktor krusial agar transisi pemain muda ke level tertinggi berjalan mulus. Struktur taktik dan budaya tim harus terbangun sejak level awal.

"Saya pikir di tim U-20 dan U-23 adalah jalur menuju tim senior. Saya pikir itu sangat penting ada keselarasan yang kuat di kerangka budaya dan taktik," kata John Herdman dilansir dari kanal YouTube Timnas Indonesia, Sabtu (31/1/2026).

Dia menegaskan peran pelatih tidak sebatas memberi instruksi di lapangan. Herdman ingin membagikan filosofi bermain secara menyeluruh agar semua elemen merasa terlibat dalam sistem tim nasional.

"Jadi saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk membagikan filosofi saya, untuk melibatkan orang-orang dalam sistem itu dengan tim nasional, dan untuk memastikan bahwa kita merasa seperti keluarga," tambahnya.

Dapur Timnas dan Jalur Pemain Muda

Herdman menjelaskan pemain muda perlu memahami banyak aspek sebelum masuk tim senior. Dia menyoroti pentingnya kesiapan mental, intensitas latihan, serta kemampuan berkomunikasi di dalam tim.

Selain aspek nonteknis, pemahaman taktik dan gaya bermain menjadi syarat utama bagi pemain muda. Herdman menyebut seluruh staf kepelatihan bekerja layaknya koki yang menyusun racikan terbaik.

"Kami melakukan pekerjaan yang sangat baik untuk mengizinkan para pemain muda kami untuk segera mengekspresikan diri dan bersaing, membawa perasaan serta identitasnya sendiri," tutur Herdman.

Dia menggambarkan proses membangun Timnas Indonesia seperti menyusun hidangan berkelas dunia. Setiap bahan memiliki peran penting dalam menciptakan hasil akhir.

"Dan kami seperti koki di dapur memasukkan sejumlah bahannya, saya memasukkan racikan saya tetapi pada akhirnya, Bintang Michelin -penghargaan tertinggi di dunia kuliner yang diberikan oleh Michelin Guide- adalah yang kita semua perjuangkan," tukasnya.

Di sisi lain, Herdman kini bersiap menghadapi agenda padat pada awal masa kepelatihannya. Timnas Indonesia akan tampil di sejumlah ajang internasional dalam dua tahun ke depan.

FIFA Series dijadwalkan berlangsung pada Maret 2026 dengan Indonesia bertindak sebagai tuan rumah melawan Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Setelah itu, Timnas Indonesia akan berlaga di Piala AFF pada Juli–Agustus 2026 dan Piala Asia 2027.

Topik Menarik