Indonesia vs Vietnam di Perempat Final Piala Asia Futsal 2026, Souto Kobarkan Dendam SEA Games

Indonesia vs Vietnam di Perempat Final Piala Asia Futsal 2026, Souto Kobarkan Dendam SEA Games

Olahraga | inews | Minggu, 1 Februari 2026 - 09:33
share

Jakarta, iNews.id – Timnas Futsal Indonesia menghadapi Vietnam di perempat final Piala Asia Futsal 2026 dengan membawa misi balas dendam. Garuda masih menyimpan luka kekalahan di SEA Games 2025.

Skuad Garuda memastikan langkah ke fase gugur usai menuntaskan babak penyisihan grup sebagai juara Grup A. Kepastian tersebut diraih setelah bermain imbang 1-1 melawan Irak di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (31/1/2026) malam WIB.

Hasil tersebut membuat Timnas Futsal Indonesia mengoleksi tujuh poin, sama seperti Irak. Namun, tim Merah Putih unggul selisih gol +7 hasil 11 gol memasukkan dan 4 kebobolan, sementara Irak hanya mencatatkan selisih +3 dari delapan gol dan lima kebobolan.

Usai fase grup berakhir, fokus langsung diarahkan ke laga krusial melawan Vietnam. Pertandingan perempat final dijadwalkan berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Selasa (3/2/2026), dengan tensi tinggi dan beban sejarah yang menyertainya.

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, secara terbuka menyebut laga tersebut sebagai ajang pembalasan. Kekalahan 0-1 dari Vietnam di SEA Games 2025 masih membekas dan menjadi bahan bakar motivasi bagi dia dan anak asuhnya.

“Tentu saja, mengalahkan Vietnam, karena di SEA Games mereka mengalahkan kami dan saya tidak senang hari itu,” tegas Souto kepada wartawan termasuk iNews Media Group, Sabtu (31/1/2026).

Pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan target besar yang dibawa Timnas Futsal Indonesia. Dia ingin membawa Garuda terbang ke semifinal dan menciptakan euforia di hadapan publik sendiri.

“Yang kami inginkan adalah membawa negara ini ke semifinal, membuat semua orang bahagia, dan mengambil langkah berikutnya, yaitu memenangkan pertandingan ini,” sambungnya.

Souto juga menilai tekanan tidak berada di pihak Timnas Futsal Indonesia. Menurut dia, Vietnam justru memikul beban lebih berat karena pengalaman dan reputasi mereka di level Asia.

“Ini bukan tekanan bagi kami, karena kami datang dari nol, kami belum pernah ke semifinal. Kami tidak punya apa-apa untuk kehilangan. Jika ada yang tertekan, itu Vietnam, karena mereka sudah beberapa kali ke semifinal. Beberapa pemain mereka sudah tahu artinya,” terang dia.

Dalam persiapan singkat jelang laga, Souto memilih pendekatan realistis. Dia akan memaksimalkan waktu dua hari dengan intensitas latihan terkontrol, sekaligus analisis mendalam terhadap permainan Vietnam.

“Dua hari ke depan kami harus mempersiapkan pertandingan, tapi tentu tidak bisa latihan dengan intensitas tinggi. Kami harus sangat mengontrol apa yang kami lakukan. Jadi kami akan menyiapkan latihan-latihan sederhana,” ucapnya.

Analisis video juga menjadi senjata utama Timnas Futsal Indonesia. Souto memastikan tim pelatih menyiapkan materi khusus agar para pemain memahami detail kekuatan dan kelemahan lawan.

“Kami juga akan mempersiapkan lewat video. Biasanya kami menyiapkan tiga video tentang lawan ketika punya satu hari di antaranya. Dan saya pikir kami juga akan memberi tambahan waktu istirahat,” pungkas Souto.

Topik Menarik