Alan Budikusuma dan Susy Susanti Luncurkan ASNA Academy, Akademi Olahraga Anak Terintegrasi

Alan Budikusuma dan Susy Susanti Luncurkan ASNA Academy, Akademi Olahraga Anak Terintegrasi

Olahraga | inews | Sabtu, 31 Januari 2026 - 06:45
share

BEKASI, iNews.id – ASNA Academy resmi diluncurkan Alan Budikusuma dan Susy Susanti sebagai akademi olahraga anak yang menggabungkan pendidikan karakter dan pelatihan profesional sejak usia dini. Akademi ini hadir di Revo Mall Bekasi dan diperkenalkan ke publik pada Jumat (30/1/2026).

Peluncuran ASNA Academy menegaskan komitmen legenda hidup bulu tangkis Indonesia tersebut untuk ikut menjawab tantangan tumbuh kembang anak di era modern. Fokus utama akademi ini mengarahkan anak aktif bergerak, bersosialisasi, dan menjauh dari ketergantungan gadget.

Alan Budikusuma dan Susy Susanti menggandeng Widyana Susanty, Pendiri Mitra Indonesia Cerdas sekaligus pakar pendidikan dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Kolaborasi ini melahirkan konsep akademi olahraga yang terintegrasi dengan nilai edukasi dan pembentukan karakter anak.

"Karena kan memang kebetulan partner saya ini kan di bagian pendidikan ya. Jadi, punya ide untuk collab. Kalau di pendidikan kan dia ada untuk sempoa, lalu juga ada melukis, ada mandarin, segala macam. Tapi di olahraga, mereka belum ada," kata Susy.

ASNA Academy menyediakan 12 cabang olahraga, terdiri dari bulu tangkis, tenis, basket, baseball, taekwondo, senam, renang, panjat tebing, tenis meja, panahan, mini soccer, dan wushu. Program ini ditujukan bagi anak usia 2–12 tahun dengan penekanan pada pengembangan motorik dasar untuk anak usia 2–5 tahun.

Fasilitas yang disiapkan meliputi tiga lapangan, lima kelas ruangan, satu kolam renang, dan satu dinding panjat tebing dalam satu area. Seluruh lapangan didesain berukuran mini agar sesuai dengan kebutuhan dan keamanan anak usia dini.

Susy mengungkapkan gagasan pendirian ASNA Academy sudah muncul sejak pertengahan tahun lalu. Dorongan utama datang dari kebutuhan anak untuk hidup sehat sekaligus pencarian bakat olahraga sejak usia sangat muda.

"Saya melihat bahwa setelah COVID itu kan olahraga memang kayak udah jadi satu kebutuhan ya. Karena saya juga melihat bahwa sekarang kan perannya olahraga semua tuh mau hidup sehat," jelas Susy.

Dia juga menyoroti kebiasaan anak yang terlalu sering berinteraksi dengan gawai di lingkungan keluarga. 

"Kedua, dari mama-mamanya. Mama-mama nih, anak-anaknya selalu gadget-gadget aja. Anak kecil aja kalau mau makan kan mesti pakai gadget kan, biar anteng. Terus dari situlah kita bikin bahwa sebetulnya dari usia gini tuh, kita tuh mengenalkan olahraga buat anak-anak. Tidak hanya olahraga, tapi juga untuk mereka tuh untuk bersosialisasi," tambahnya.

Selain aspek fisik, ASNA Academy memasukkan pembentukan karakter dalam kurikulum. 

"Lalu kita juga membantu untuk karakternya juga. Karena kan dari kecil-kecil tuh bagaimana, ayo belajar baris. Bagaimana mengucapkan terima kasih, bagaimana mengucapkan tolong. Jadi dari beberapa hal dari pendidikan ini kita bisa masuk juga. Kita juga membuat kurikulum, enggak yang, udah asal aja," lanjut Susy.

Seluruh program ASNA Academy disusun secara terstruktur oleh pelatih profesional dan didukung keahlian tingkat Olimpiade. Akademi ini juga menyiapkan rencana kolaborasi dengan klub olahraga profesional sebagai jalur pengembangan anak yang memiliki minat dan potensi di bidang olahraga.

Topik Menarik