Carlos Pena Bicara Jujur usai Persita Dipermalukan Persija di Kandang Sendiri

Carlos Pena Bicara Jujur usai Persita Dipermalukan Persija di Kandang Sendiri

Olahraga | inews | Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:30
share

TANGERANG, iNews.id – Carlos Pena bicara jujur usai Persita dipermalukan Persija Jakarta dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 Super League 2025-2026 di Stadion Indomilk Arena, Jumat (30/1/2026). Pelatih Persita itu menegaskan rasa bangga terhadap perjuangan timnya meski gagal mempertahankan kandang.

Persija membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-33 melalui Gustavo Almeida. Gol tersebut tercipta setelah Persita gagal memaksimalkan penguasaan bola di area sendiri dan memberikan ruang bagi lawan.

Memasuki babak kedua, tekanan Persija kembali membuahkan hasil. Maxwell Souza mencetak gol kedua pada menit ke-50 lewat serangan balik cepat yang tidak mampu diantisipasi lini pertahanan Persita.

Hasil tersebut membuat Persita harus mengakui keunggulan tim tamu di hadapan pendukung sendiri. Namun, Carlos Pena menilai skor akhir tidak sepenuhnya menggambarkan perjuangan para pemainnya di lapangan.

“Satu hal yang saya ingin utarakan adalah saya bangga dengan tim saya. Saya bangga dengan para pemain saya, karena hari ini telah berjuang,” ujar Coach Pena.

Carlos Pena menyoroti awal pertandingan yang menurutnya berjalan cukup baik. Dia menyebut Persita sempat memiliki peluang emas sebelum Persija mencetak gol pembuka.

“Saya pikir kami memulai dengan baik, kami memiliki peluang dari Rayco. Peluang yang sangat jelas, kami tidak bisa mencetak gol,” lanjutnya.

Kualitas Persija Jadi Pembeda

Carlos Pena mengakui kualitas individu pemain Persija menjadi faktor pembeda dalam pertandingan tersebut. Dia menyebut kesalahan kecil yang dilakukan Persita langsung dihukum oleh lawan.

“Setelah kesalahan yang kami buat, mereka tim lawan bisa mencetak gol. Di babak kedua, saya harus mengatur ulang dengan banyak ruang dan para pemain berkualitas yang mereka miliki,” kata Carlos Pena.

Pelatih asal Spanyol itu menjelaskan perubahan strategi dilakukan pada babak kedua. Pergantian pemain ditujukan untuk menambah daya serang dan menciptakan peluang.

“Kami berusaha untuk membuat peluang, dengan semua senjata kami. Kami tidak memiliki peluang yang matang dan dengan serangan balik mereka mampu mencetak gol kedua, jadi selamat untuk Persija,” ucapnya.

Carlos Pena menegaskan Persita tidak boleh larut dalam hasil negatif ini. Dia meminta timnya segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya.

“Kami harus melangkah ke depan dan memikirkan laga selanjutnya,” ungkapnya.

Kekalahan tersebut membuat Persita gagal menempel zona empat besar. Pendekar Cisadane tertahan di posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 32 poin dari 19 pertandingan yang telah dijalani.

Topik Menarik