Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Penyebab Megawati Hangestri Tampil Melempem saat Kalah 0-3 dari IBK Altos

Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Penyebab Megawati Hangestri Tampil Melempem saat Kalah 0-3 dari IBK Altos

Olahraga | okezone | Kamis, 5 November 2026 - 13:48
share

DEBUT Megawati Hangestri bersama klub barunya, Hyundai Hillstate, berujung kepahitan pada laga perdana Liga Voli Putri Korea Selatan (V-League) 2026-2027. Bertandang ke markas IBK Altos di Kompleks Olahraga Hwaseong, Selasa 3 November 2026, Hillstate dipaksa menyerah dengan skor telak 0-3 (23-25, 23-25, 20-25).

Dalam laga tersebut, Megawati yang dipercaya mengisi posisi opposite spiker gagal menunjukkan performa terbaiknya. Bintang voli asal Indonesia itu hanya mampu menyumbangkan tujuh poin sepanjang pertandingan dengan tingkat keberhasilan serangan sebesar 33 persen.

Menanggapi penampilan anak asuhnya yang kurang maksimal, pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, pasang badan. Menurutnya, skema permainan tim yang mudah dibaca lawan menjadi faktor utama minimnya kontribusi poin dari Megawati.

"Tim lawan dapat dengan mudah memanfaatkan situasi karena permainan kami mudah ditebak. Mega bukanlah tipe pemain yang mengandalkan kekuatan atau jangkauan seperti Silva atau Moma," kata Kang Sung-hyung mengutip dari media Korea Selatan, Naver, Kamis (5/11/2026).

1. Adaptasi Gaya Bermain

Kang Sung-hyung kemudian membandingkan alur distribusi bola yang diterima Megawati saat masih membela klub lamanya. Menurutnya, koneksi dan alur bola di skuat Hyundai Hillstate saat ini belum terbentuk dengan sempurna.

Megawati Hangestri saat bela Hyundai Hillstate. (Foto: Instagram/hdecvolleyballteam)

"Pada era Red Sparks, distribusi bola di antara para pemain berjalan dengan baik sehingga menciptakan efek sinergis, namun karena hal itu belum terlihat saat ini, mereka pun mengalami kesulitan. Situasi akan membaik jika mereka mampu melakukan serangan dengan bola-bola yang bagus," sambung Kang Sung-hyung.

Lebih lanjut, pelatih Hyundai Hillstate itu membeberkan bahwa koordinasi antarpemain saat ini memang belum padu dan para pemain masih berupaya meningkatkan kondisi fisik. Kendati demikian, ia meyakini performa Megawati dan tim akan segera membaik seiring berjalannya waktu.

 

"Koordinasi mereka belum sepenuhnya padu dan tampaknya mereka juga merasakan tekanan. Mereka belum sepenuhnya mengeksekusi permainan sesuai rencana. Saat ini mereka sedang berupaya meningkatkan kondisi fisik, jadi kami perlu melewati fase ini," imbuh Kang.

2. Absennya Pilar Utama

Selain kendala alur bola, daya gedor Hillstate kian tergerus akibat absennya middle blocker andalan, Yang Hyo-jin. Sektor pertahanan jaring mereka pun melempem setelah hanya mengemas enam poin blok, berbanding jauh dari 12 blok milik IBK Altos.

Megawati Hangestri Pertiwi beraksi untuk Hyundai Hillstate (Foto: KOVO)

Beban pencetak angka Hillstate praktis bertumpu pada Jordan yang membukukan 15 poin, sementara Lee Ye-rim dan Bae Yu-na menyumbang masing-masing tujuh poin. Sebaliknya, IBK Altos tampil perkasa berkat gebrakan Victoria (21 poin), Choi Jung-min (17 poin), dan Lee Ju-ah (10 poin) yang menandai debut manis pelatih anyar mereka, Masayoshi Manabe.

Mencoba keluar dari tekanan pada set ketiga, Kang Sung-hyung sempat merotasi taktik dengan menarik keluar Megawati untuk digantikan Na Hyun-soo, serta memasukkan pengatur serangan Kim Sa-rang. Namun, perubahan komposisi tersebut tetap tak mampu membendung dominasi IBK Altos hingga set penutup berakhir 25-20.

Topik Menarik