Bintang Muda Lokananta Vol. 3 Dibuka, Musisi Muda Bisa Daftar hingga Desember 2026
SURAKARTA – Program inkubasi musisi muda Bintang Muda Lokananta (BML) kembali digelar untuk ketiga kalinya. Memasuki momentum 70 tahun Lokananta, program ini membuka kesempatan bagi musisi dan band dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan karier di industri musik.
Pendaftaran Bintang Muda Lokananta Vol. 3 resmi dibuka pada 29 Oktober hingga 31 Desember 2026. Musisi yang tertarik mengikuti program tersebut dapat mendaftar secara gratis melalui situs resmi Lokananta.
Berbeda dengan ajang pencarian bakat yang umumnya berfokus pada kemampuan tampil, BML menawarkan proses pembinaan yang mencakup berbagai aspek industri musik. Peserta terpilih akan mengikuti sejumlah tahapan, mulai dari kurasi, Lokananta Studio Gigs, mentoring bersama praktisi musik, rekaman profesional, perilisan karya, hingga tur promosi.
Melalui rangkaian tersebut, peserta tidak hanya mendapat kesempatan mengasah kemampuan bermusik, tetapi juga mempelajari proses produksi rekaman, distribusi karya, pengelolaan karier, hingga bisnis musik.
Buntut Konten Promosi Vape Bareng Anak, Bigmo Terancam 10 Tahun Penjara dan Pasal Berlapis
Program ini juga melibatkan sejumlah musisi dan profesional industri sebagai juri maupun mentor, di antaranya Iga Massardi, Lafa Pratomo, Kukuh Rizal, Endah Widiastuti, Ferry Dermawan, dan Satria Ramadhan.
Keterlibatan para praktisi diharapkan dapat mempertemukan musisi pendatang baru dengan pengalaman serta dinamika industri musik profesional.
Pengalaman mengikuti program ini turut dirasakan Barmy Blokes, salah satu finalis Bintang Muda Lokananta Vol. 2.
Dwiki dari Barmy Blokes menilai program tersebut memberikan kesempatan bagi band yang masih merintis perjalanan di industri musik untuk memperluas wawasan dan jaringan.
Menurutnya, rangkaian kegiatan seperti workshop, rekaman profesional, hingga tur promosi menjadi pengalaman berharga dalam memahami ekosistem musik secara lebih luas.
Bagi Lokananta, penyelenggaraan BML juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali peran Lokananta Records sebagai wadah penemuan dan produksi karya musisi generasi baru.
CEO Lokananta Wendi Putranto mengatakan, keberadaan program tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sejarah Lokananta melalui lahirnya karya-karya musik baru.
"Merawat warisan musik bukan sekadar menjaga apa yang telah dihasilkan pada masa lalu, melainkan juga membuka jalan bagi lahirnya karya-karya besar berikutnya. Bintang Muda Lokananta adalah wujud nyata dari semangat tersebut," ujar Wendi.
Memasuki usia 70 tahun, Lokananta memang memiliki perjalanan panjang dalam sejarah rekaman musik Indonesia. Setelah direvitalisasi dan dibuka kembali untuk publik pada 2023, tempat tersebut terus dikembangkan sebagai ruang produksi, pertunjukan, dan aktivitas kreatif.
Sementara itu, Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) M. Teguh Wirahadikusumah menyebut pengembangan program BML menjadi bagian dari upaya mengembalikan fungsi Lokananta sebagai tempat lahirnya karya dan talenta musik baru.
"Lewat BML, Lokananta kembali melakukan hal yang dulu membuatnya besar: menemukan musisi, merekam karya baru, dan membawanya ke publik," kata Teguh.
Penyelenggaraan Bintang Muda Lokananta Vol. 3 diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi musisi muda untuk memperoleh pengalaman profesional dan membangun karier di industri musik Indonesia.
Musisi maupun band yang berminat dapat mengikuti pendaftaran secara gratis melalui www.lokanantabloc.com hingga 31 Desember 2026.







