Raffi Ahmad Ngaku Tak Terlibat Perencanaan Deklarasi Sumpah Pemuda: Baru Dapat Undangan Malam Hari

Raffi Ahmad Ngaku Tak Terlibat Perencanaan Deklarasi Sumpah Pemuda: Baru Dapat Undangan Malam Hari

Seleb | okezone | Minggu, 1 November 2026 - 13:10
share

JAKARTA - Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni sekaligus selebritis Tanah Air, Raffi Ahmad memberikan klarifikasi soal kehadirannya dalam Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI yang digelar beberapa waktu lalu dan menjadi sorotan publik.

Klarifikasi tersebut disampaikan Raffi lewat unggahan di akun instagram resmi utusan khusus presiden miliknya @ukp_mudaseni_raffiahmad dan akun instagram pribadinya @raffinagita1717. Dalam unggahan itu, Raffi mengaku hanya hadir sebagai undangan dalam acara tersebut. Bahkan, ia baru menerima informasi acara itu pada malam hari sebelum acara digelar.

“Assalamualaikum Wr Wb, Selamat malam, izinkan saya untuk meluruskan informasi yang sedang berkembang di media sosial saat ini. Saya hadir dalam kegiatan deklarasi Sumpah Pemuda kemarin sebagai undangan yang informasinya baru saya terima pada malam sebelum acara,” tulis Raffi, dikutip Sabtu (31/10/2026).

Ia menegaskan, dirinya tidak pernah terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan acara. Raffi juga mengatur tidak mengetahui terkuat unsur pihak lain yang turut serta di dalamnya. Seperti beberapa orang yang disebut-sebut sebagai mahasiswa dalam acara tersebut.

“Saya tidak terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan acara, serta tidak mengetahui detail susunan acara dan pihak-pihak yang hadir,” tegas dia. 

Lebih lanjut, Raffi juga membantah tuduhan keterkaitan dirinya dengan salah satu merk yang turut masuk ke dalam kamera dan ramai diperbincangkan publik. Menurutnya, merk tersebut sudah lama terpasang jauh sebelum acara dilaksanakan.

“Saya juga ingin menegaskan bahwa tuduhan mengatur kemunculan salah satu merek tidak benar. Gapura dan pembatas jalan yang menampilkan merek tersebut sudah berdiri jauh sebelum acara dan tidak berkaitan dengan kehadiran saya,” beber Raffi. 

Meski demikian, ia menuturkan bahwa dirinya tetap menghargai dan menghormati aspirasi yang disampaikan oleh massa aksi dalam aksi demonstrasi pada 28 Oktober kemarin. “Saya menghormati teman-teman yang menyampaikan aspirasi pada 28 Oktober 2026. Menyampaikan pendapat adalah hak, dan suara mahasiswa itu penting,” tambah dia.

Raffi menekankan bahwa dirinya selalu terbuka terhadap kritik dan masukan. Namun hal itu harus berdasarkan kelas fakta DNA bukan tiduran. 

“Saya selalu terbuka terhadap kritik dan masukan, tentunya kritik yang didasarkan pada fakta, bukan tuduhan atau fitnah dari dugaan yang tidak benar, terlebih jika menyangkut keluarga,” cetus Raffi. 

Ia pun mengajak masyarakat agar selalu memastikan kebenarannya dari sebuah informasi sebelum menyimpulkan sesuatu ataupun menyebarkan informasi tersebut. 

“Mari memastikan kebenaran informasi sebelum menyimpulkan atau menyebarkannya. Mohon maaf dan terima kasih atas perhatiannya. Semoga kita semua selalu dijaga dalam kebaikan. Hormat saya, Raffi Ahmad,” pungkas dia.

Sebelumnya acara tersebut sempat ramai menjadi sorotan dan diperbincangkan di media sosial lantaran adanya sekelompok orang yang disebut sebagai mahasiswa bahkan menggunakan almamater kampus. Namun hal tersebut diragukan oleh warganet hingga akhirnya banyak dari pihak kampus yang memberikan klarifikasi bahwa orang-orang yang disebut sebagai mahasiswa itu bukanlah bagian dari kampus mereka.

Topik Menarik