Terbongkar Tujuan Pelaku Tawuran Maut Jakbar Live di Medsos

Terbongkar Tujuan Pelaku Tawuran Maut Jakbar Live di Medsos

Terkini | okezone | Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:18
share

JAKARTA – Aksi empat gangster yang terlibat tawuran hingga menewaskan satu orang di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, terbongkar oleh pihak kepolisian. Polisi menyebutkan, mereka menyiarkan aksi tawuran tersebut melalui media sosial.

“Tujuannya adalah mereka melakukan live studio, live video untuk tujuan-tujuan tertentu dan meng-upload setiap kegiatan-kegiatan, setiap kejadian-kejadian, setiap pembantaian dan pembacokan mereka upload di Instagram yang ada di mereka pegang sebagai adminnya," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Nasriadi, dikutip Kamis (29/10/2026).

Dia menerangkan, aksi tawuran itu melibatkan empat gangster sekaligus, yakni Geng Popeye, Batavia, Bonsai, dan Samudra. Tawuran berawal dari ajakan melalui media sosial dengan berbagai kode, mulai dari 'berangkat' hingga 'serang'.

“RM ini adalah sebagai admin dari medsos yang namanya Samudra. Dia adalah aktor intelektualnya yang mengajak, yang memposting, memprovokasi, kemudian melakukan bujuk rayu, dan salah satu pelaku, dia juga pelaku pembacokan tersebut yang mengakibatkan korban meninggal dunia, ini adalah orangnya," ujarnya.

"Sedangkan A, dia adalah admin dari medsos namanya Batavia. Juga mengajak, mengajak kawan-kawannya, mengajak anak-anak. Jadi mereka berdua ini adalah admin, mengajak anak-anak untuk melakukan tawuran. Dan dua admin lagi adalah anak-anak yang mereka berhadapan dengan hukum," lanjut dia.

Peristiwa maut itu terjadi pada Senin 26 Oktober 2026, sekitar pukul 03.15 WIB. Polisi awalnya menerima laporan masyarakat mengenai seorang pria yang ditemukan tergeletak di lokasi kejadian.

Petugas kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban mengalami luka bacok di sejumlah bagian tubuh serta luka pada wajah yang diduga berkaitan dengan penyiraman air keras.

Polisi turut mengamankan 19 pelaku dalam aksi tawuran maut tersebut. Dari belasan orang yang diamankan, terdapat anak-anak dan orang dewasa.

Topik Menarik