Timnas Indonesia vs Yordania Terancam Batal, PSSI Siapkan Opsi Alternatif untuk FIFA Matchday
JAKARTA – PSSI tengah memutar otak untuk mencari solusi terbaik terkait agenda uji coba Timnas Indonesia pada periode FIFA Matchday November 2026. Kendala ini muncul menyusul situasi konflik yang tengah melanda kawasan Timur Tengah yang sebelumnya diproyeksikan menjadi destinasi laga tandang skuad Garuda.
1. Prioritaskan Keamanan
Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir menyampaikan rasa keprihatinannya atas kondisi keamanan yang memanas di kawasan tersebut. Karena itu, rencana melakoni pertandingan tandang ke negara-negara Timur Tengah tampaknya harus dibatalkan demi keamanan tim.
"Situasi di Timur Tengah memang menjadi hal yang mengkhawatirkan. Padahal, kami memiliki dua lawan tanding di Timur Tengah yang diharapkan menjadi bagian dari persiapan menuju Piala Asia," kata Erick Thohir di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
"Dalam satu atau dua hari ke depan, kami harus mengambil keputusan mengenai langkah selanjutnya," tambahnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Menpora itu menegaskan keselamatan dan keamanan seluruh elemen Timnas Indonesia merupakan prioritas utama. PSSI pun memastikan akan berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah pusat terkait kepastian keamanan laga tandang mendatang.
"Yang pasti, kami harus bekerja sama dengan pemerintah untuk memastikan keselamatan para pemain," ujarnya.
2. Fokus Uji Coba Tandang
Erick Thohir menjelaskan Skuad Garuda memang sudah dipastikan tidak akan memainkan laga kandang pada November 2026. Kebijakan tersebut diambil guna menempa mentalitas bertanding para pemain saat melakoni laga tandang di luar negeri.
"Menurut saya, kemungkinan bermain di kandang sendiri saat ini tidak memungkinkan. Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sedang menjalani perawatan besar-besaran. Selain itu, ada beberapa acara besar yang harus kita dukung bersama," sambung Erick Thohir.
"Memang sudah ada komitmen bahwa tim nasional akan bermain di luar negeri pada November. Namun, ini juga menjadi bagian dari pembentukan karakter ketika para pemain bertanding di luar negeri," imbuhnya.
Dengan dinamika situasi global saat ini, PSSI terus bergerak cepat mengevaluasi opsi negara alternatif agar persiapan Skuad Garuda menuju turnamen Piala Asia tetap berjalan optimal dan aman.









