Kemenhub Selidiki Penyebab Kebakaran KMP Batumandi di Merak

Kemenhub Selidiki Penyebab Kebakaran KMP Batumandi di Merak

Ekonomi | okezone | Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:24
share

JAKARTA - Penyebab kebakaran KMP Batumandi di alur masuk penyeberangan Merak, Cilegon, Banten, pada Selasa (20/10/2026) sore masih belum diketahui. Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten akan mendukung pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap sumber api.

Kepala KSOP Kelas I Banten Yogie Nugraha mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan penyebab kebakaran kapal yang tengah berlayar dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak tersebut.

"Penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang," ujar Yogie dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Berdasarkan informasi awal dari Vessel Traffic Service (VTS) Merak, insiden kebakaran dilaporkan sekitar pukul 16.15 WIB ketika KMP Batumandi berada di alur masuk penyeberangan Merak. Kapal tersebut sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 14.52 WIB.

Setelah menerima laporan keadaan darurat, petugas VTS Merak berkoordinasi dengan unsur pelabuhan, kapal tunda, kapal penyeberangan, Basarnas, dan instansi terkait untuk mendukung proses pemadaman serta evakuasi penumpang dan awak kapal.

Pada pukul 16.56 WIB, KMP Royce 1 melaporkan bahwa seluruh penumpang dan awak KMP Batumandi telah dievakuasi ke kapal tersebut. Kemenhub memastikan seluruh penumpang dan awak berhasil diselamatkan dan hingga laporan awal disampaikan tidak terdapat korban jiwa.

 

Yogie menegaskan, penanganan lanjutan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel dan keamanan pelayaran di sekitar lokasi kejadian. KSOP juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan situasi.

"Kami juga akan mendukung proses pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kejadian serta memastikan tindak lanjut yang diperlukan berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan," katanya.

Sejumlah kapal turut dilibatkan dalam penanganan insiden tersebut, antara lain TB Gunung Cipala, TB Avatar Harbour, TB Teluk Jakarta, TB Tirtayasa V, TB Gunung Batur, TB Gunung Santri, KNP 333, KMP Royce 1, KMP Munic 3, KMP SMS Mulawarman, serta unsur Bea Cukai BC 9006.

Kemenhub menyatakan informasi mengenai kondisi kapal dan perkembangan penanganan akan disampaikan berdasarkan hasil verifikasi resmi. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai sumber api maupun penyebab pasti kebakaran KMP Batumandi.
 

Topik Menarik