Sindir Pengkritik Liga Putri Indonesia, Erick Thohir: Sekarang Ayo Datang dan Menonton!

Sindir Pengkritik Liga Putri Indonesia, Erick Thohir: Sekarang Ayo Datang dan Menonton!

Terkini | okezone | Senin, 19 Oktober 2026 - 18:45
share

JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, menyentil pihak-pihak yang selama ini meragukan komitmen federasi terkait kompetisi sepak bola wanita Tanah Air. Ia secara terbuka menantang publik untuk membuktikan kepedulian mereka dengan hadir langsung memenuhi tribune Indonesia Women's League (IWL) 2026-2027 yang resmi dibuka pada Minggu 18 Oktober 2026.

Erick menyampaikan tantangan tersebut saat pembukaan Liga Putri Indonesia 2026-2027 di Stadion Madya, Jakarta. Dia berharap dukungan masyarakat tidak hanya disampaikan melalui kritik, tetapi juga diwujudkan dengan kehadiran langsung di stadion.

"Kepada mereka yang selama ini berteriak, 'Mana liganya?', sekarang ayo datang dan menonton. Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik. Mari datang dan buktikan kontribusi kita bukan hanya lewat perkataan, tetapi juga melalui kehadiran," kata Erick kepada awak media, dikutip pada Senin (19/10/2026).

1. Garansi Lima Tahun

Erick menilai antusiasme publik pada pekan pertama kompetisi sudah menunjukkan perkembangan positif. Dia berharap dukungan tersebut terus meningkat seiring berjalannya liga dan setiap klub mampu membangun basis suporternya masing-masing.

"Saya rasa untuk tahun pertama, antusiasmenya sangat baik. Kami juga berharap setiap klub yang bermain di liga ini mulai membangun basis suporternya sendiri," tambahnya.

Ketum PSSI, Erick Thohir. (Foto: Andri Bagus/Okezone)

Selain mengajak masyarakat memberikan dukungan, Erick menegaskan komitmen PSSI untuk menjaga keberlangsungan Liga Putri Indonesia selama lima tahun ke depan atau hingga 2031. Setelah kompetisi kembali digelar usai vakum selama tujuh tahun, PSSI ingin membangun fondasi yang kuat sebelum melakukan pengembangan lebih lanjut.

"Yang pasti, seluruh klub peserta liga dan PSSI memiliki komitmen untuk menjalankan kompetisi ini selama lima tahun, setelah itu akan kami evaluasi," ujar Erick.

 

2. Format Kompetisi

Erick juga menekankan pentingnya memastikan seluruh klub peserta dapat menjalankan kompetisi secara berkelanjutan. PSSI tidak ingin muncul persoalan yang membuat klub terpaksa menghentikan partisipasi di tengah perjalanan liga.

"Kami juga ingin memastikan klub-klub ini bisa berjalan dengan baik. Jangan sampai ada persoalan yang membuat klub berhenti di tengah jalan. Itu yang sering saya sampaikan dan menjadi alasan PSSI sangat berhati-hati," tegas Erick.

Persija Women

Liga Putri Indonesia 2026-2027 diikuti enam klub, yakni Garudayaksa FC, Persita, Persikad, Dewa United Banten FC, Persija Jakarta, dan FC Bekasi City. Kompetisi tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 30 Januari 2027, mulai dari fase reguler, semifinal, perebutan tempat ketiga, hingga partai final.

PSSI berharap penyelenggaraan liga menjadi langkah awal untuk membangun kompetisi sepak bola putri yang berkelanjutan di Indonesia. Dukungan penonton dan komitmen klub juga menjadi bagian penting agar kompetisi dapat berkembang sesuai rencana.

Topik Menarik