Song Mino Lanjut Wamil setelah Divonis Bersalah Atas Pelanggaran UU Wajib Militer
SEOUL - Song Mino bakal melanjutkan masa tugasnya sebagai petugas pelayanan publik setelah Divisi 10 Pengadilan Distrik Seoul Barat menjatuhkan vonis 1 tahun penjara dengan penangguhan penahanan selama 2 tahun atas pelanggaran Undang-Undang Wajib Militer.
“Setelah vonis tingkat pertama diputuskan, kami sedang meninjau prosedur formal untuk pendaftaran ulang Song Mino,” kata seorang sumber Administrasi Tenaga Kerja Militer seperti dikutip dari Star News, pada Sabtu (17/10/2026).
Administrasi Tenaga Kerja Militer sebelumnya menegaskan, Song Mino harus ‘mengganti’ 102 hari masa kerja yang tak dipenuhinya saat wamil. Setelah pengadilan menjatuhkan vonis dan tak ada upaya banding, maka personel WINNER itu diwajibkan mengulang masa tugasnya.
Song Mino memulai masa tugas wajib militer sebagai petugas pelayanan publik di kantor Fasilitas Kesejahteraan Warga Mapo, pada 24 Maret 2023. Setelah 21 bulan masa tugas, dia kemudian selesai wamil pada Desember 2024.
Pertengahan Desember 2024, Dispatch merilis pemberitaan yang menuding Song Mino melakukan pemalsuan absensi, kerap izin sakit, tak datang kerja tanpa alasan jelas, dan tidak hadir jelang akhir masa tugasnya.
Saat itu, perwakilan Fasilitas Kesejahteraan Warga Mapo tempat Song Mino menjalani masa tugasnya memberikan pembelaan atas pemberitaan Dispatch tersebut. Mereka menegaskan, Mino menjalani tugasnya sesuai aturan yang berlaku.
YG Entertainment selaku agensi sang idol pun memberikan keterangan serupa. “Song Mino mengambil izin sakit untuk melakukan perawatan medis. Treatment ini sudah dijalaninya bahkan sebelum memulai wajib militer,” ujarnya dikutip dari Sports Chosun, pada 17 Desember 2024.
Kepolisian Seoul Mapo kemudian menyelidiki kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Wajib Militer yang dilakukan Song Mino. Dia dituduh tak menjalankan kewajibannya dengan baik sebagai petugas pelayanan publik.
Kasus tersebut kemudian naik ke meja hijau di mana jaksa menuntut Song Mino 1 tahun 6 bulan penjara dalam persidangan yang digelar pada 21 April 2026. Jaksa mengatakan, Mino absen 102 hari tanpa alasan jelas dari total 430 hari masa kerjanya.*







