Dituduh Valentino Rossi Bantu Jorge Lorenzo Juara Dunia, Dani Pedrosa Buka Suara

Dituduh Valentino Rossi Bantu Jorge Lorenzo Juara Dunia, Dani Pedrosa Buka Suara

Olahraga | okezone | Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:40
share

DANI Pedrosa buka suara untuk menjawab tuduhan Valentino Rossi terkait bantuan menuju gelar juara dunia MotoGP 2015 yang dimenangi Jorge Lorenzo. Ia bersikeras tidak punya maksud jahat.

Perebutan gelar juara dunia MotoGP 2015 memang panas. Apalagi, ada insiden tendangan maut dari Rossi kepada Marc Marquez di Sirkuit Internasional Sepang, Selangor, Malaysia, yang melegenda.

1. Sengaja

Dani Pedrosa bertanya ke Valentino Rossi soal Marc Marquez (Foto: Youtube/MotoGP)

Kemudian, seri terakhir yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Cheste, Spanyol, juga tidak kalah kontroversial. Pasalnya, Rossi harus start dari posisi belakang gara-gara aksinya kepada Marquez.

The Doctor harus berjuang keras untuk menyalip satu per satu lawan demi meraih gelar juara dunia. Di sisi lain, ia menggantungkan harapan agar Lorenzo tidak memenangi balapan.

Yang terjadi, Lorenzo keluar sebagai pemenang MotoGP Valencia 2015 di depan Marquez dan Pedrosa. Dua nama terakhir disebut-sebut sengaja mengalah demi kompatriotnya jadi juara dunia.

Pedrosa, yang dulu pernah jadi musuh bebuyutan Lorenzo, jelas tidak terima dituduh tidak balapan dengan sungguh-sungguh. Ia bersikeras sudah berusaha untuk meraih kemenangan.

 

“Tentu saja, saya berjuang keras untuk memenangi balapan tersebut,” tegas Pedrosa, dikutip dari Motosan, Sabtu (17/10/2026).

2. Grip

Dani Pedrosa (Foto: MotoGP)

Tuduhan itu muncul karena di fase-fase akhir, Marquez dan Pedrosa sebetulnya bisa memangkas jarak dengan Lorenzo, bahkan kungkin berpeluang menyalip. The Little Spaniard kemudian memberikan klarifikasi.

“Di akhir, mereka (Lorenzo dan Marquez) lebih lambat karena ban. Saya memiliki lebih banyak grip dan melaju lebih kencang, tapi saya selalu ada di batas kemampuan,” tutup Pedrosa.

Pada akhirnya, Lorenzo keluar sebagai juara dunia MotoGP 2015 yang merupakan titel ketiganya. Sedangkan, Rossi harus gigit jari karena batal merebut gelar kedelapan di kelas premier.

Topik Menarik