Industri Global Dinamis, RI Miliki Basis Pengguna Aset Kripto Terbesar
JAKARTA - Perkembangan teknologi, regulasi, dan inovasi aset digital di pasar global menjadi perhatian pelaku industri kripto Indonesia. Pertukaran wawasan internasional dinilai penting untuk mengikuti perubahan ekosistem aset digital sekaligus memastikan penerapan inovasi tetap memperhatikan keamanan dan perlindungan konsumen.
Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam TOKEN2049 Singapore 2026, forum industri kripto dan Web3 yang mempertemukan pelaku industri, investor, pengembang teknologi, serta institusi keuangan dari berbagai negara.
Chief Marketing Officer Indodax Aloysia Dian mengatakan, forum internasional ini dapat menjadi sarana bagi pelaku industri untuk memahami perkembangan teknologi dan pasar aset digital di berbagai negara.
"Industri kripto global terus berkembang dengan sangat dinamis. Forum ini memberi kesempatan bagi pelaku industri untuk melihat inovasi yang berkembang di berbagai negara, membangun koneksi, serta memahami bagaimana ekosistem aset digital terus berkembang," ujar Aloysia dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (14/10/2026).
TOKEN2049 Singapore 2026 mempertemukan lebih dari 25 ribu peserta dari lebih dari 7.000 perusahaan yang berasal dari 160 negara. Acara tersebut juga menghadirkan ratusan pembicara dan lebih dari 500 peserta pameran dari berbagai bidang dalam ekosistem aset digital.
Sejumlah topik yang dibahas dalam forum tersebut meliputi perkembangan pasar aset digital, stablecoin, tokenisasi, investasi kripto, infrastruktur blockchain, Web3, serta keterlibatan institusi keuangan dalam industri aset digital.
Forum tersebut juga menghadirkan sejumlah perusahaan dan organisasi global, antara lain Nasdaq, Franklin Templeton, Fidelity Investments, Morgan Stanley, Goldman Sachs, BlackRock, Solana Foundation, Polygon Foundation, dan Chainalysis.
Beragam topik tersebut mencerminkan luasnya perkembangan ekosistem aset digital, mulai dari infrastruktur teknologi hingga pemanfaatan instrumen berbasis blockchain dalam sektor keuangan.
Aloysia menilai perkembangan industri global relevan bagi Indonesia seiring pertumbuhan ekosistem aset digital di dalam negeri. Menurutnya, pelaku industri nasional perlu mengikuti inovasi internasional sekaligus memperhatikan ketentuan regulasi dan perlindungan pengguna.
"Indonesia memiliki basis pengguna aset kripto yang besar dan ekosistem yang terus bertumbuh. Karena itu, penting bagi pelaku industri nasional untuk tetap terhubung dengan perkembangan global, sekaligus memastikan bahwa inovasi yang diterapkan di Indonesia tetap memperhatikan regulasi, keamanan, dan perlindungan konsumen," tukasnya.










