Konser Kanye West di Jakarta Tinggal Menghitung Hari, Lagu Ghost Town dan Reborn Jadi Sorotan

Konser Kanye West di Jakarta Tinggal Menghitung Hari, Lagu Ghost Town dan Reborn Jadi Sorotan

Seleb | okezone | Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:24
share

JAKARTA – Musisi asal Amerika Serikat, Kanye West atau yang kini dikenal sebagai YE, dijadwalkan menggelar konser bertajuk YE Live in Jakarta di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 24 Oktober 2026. Konser ini akan menghadirkan Globe Stage, panggung ikonik 360 derajat yang memadukan tata cahaya, audio, dan efek piroteknik untuk menciptakan pengalaman pertunjukan yang imersif.

Selain menyuguhkan penampilan musik dan visual, konser ini juga menjadi kesempatan bagi pendengar untuk menikmati karya-karya YE yang mengeksplorasi beragam pengalaman emosional. Dua di antaranya adalah “Ghost Town” dari album ye dan “Reborn”, kolaborasinya bersama Kid Cudi dalam album KIDS SEE GHOSTS, yang dirilis pada 2018.

Kedua lagu tersebut mengangkat tema pergulatan batin, kerentanan, harapan, hingga keinginan untuk bangkit setelah melewati masa sulit. Melalui lirik dan aransemen musiknya, YE menghadirkan cerita yang dapat dimaknai secara berbeda oleh setiap pendengar.

“Ghost Town” mengeksplorasi pergulatan emosional dan keinginan untuk menemukan kebebasan. Sementara itu, “Reborn” membawa pesan tentang menghadapi kesulitan, menemukan kembali harapan, dan melanjutkan perjalanan hidup.

Karya-karya tersebut memperlihatkan bagaimana musik tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga dapat menjadi medium untuk merefleksikan perasaan dan pengalaman pribadi.

Musik dan Pengalaman Emosional Pendengar

Peran musik dalam memahami emosi turut menjadi perhatian dalam momentum Hari Kesehatan Mental Sedunia yang diperingati setiap 10 Oktober. Tahun ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengangkat tema “Lived experiences heard: real voices, real change”, yang menekankan pentingnya mendengarkan pengalaman nyata orang-orang dengan kondisi kesehatan mental.

Psikolog Klinis Dewasa Larasati Margaretha Soetrisno, M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa musik dapat membantu seseorang mengenali perasaan yang sulit diungkapkan melalui kata-kata.

Menurut Larasati, lirik, nada, dan instrumen dalam sebuah lagu dapat merepresentasikan pengalaman emosional pendengarnya. Musik juga dapat memberikan ruang untuk mengekspresikan perasaan, baik melalui aktivitas mendengarkan maupun menciptakan karya.

Ketika sebuah lagu terasa dekat dengan pengalaman pribadi, pendengar juga dapat merasakan koneksi emosional dan merasa tidak sendirian dalam menghadapi situasi tertentu.

Meski demikian, Larasati mengingatkan bahwa musik hanya dapat menjadi salah satu strategi untuk menghadapi tekanan emosional. Musik mungkin membantu seseorang merasa lebih tenang untuk sementara, tetapi tidak selalu menyelesaikan persoalan yang mendasarinya.

Jika kondisi emosional mulai mengganggu aktivitas sehari-hari atau menimbulkan risiko terhadap keselamatan, dukungan dari psikolog maupun tenaga kesehatan mental tetap diperlukan.

Globe Stage Hadirkan Pengalaman Konser 360 Derajat

Dalam YE Live in Jakarta, penonton akan disuguhi Globe Stage, panggung 360 derajat yang menjadi salah satu elemen utama pertunjukan. Konsep ini memadukan musik, visual, tata cahaya, sistem audio, dan efek piroteknik untuk membangun suasana konser yang berbeda.

Penggabungan elemen-elemen tersebut diharapkan memberikan pengalaman audiovisual yang menyeluruh, sekaligus membawa penonton lebih dekat dengan karya-karya yang dibawakan.

Bagi penggemar YE, konser ini menjadi kesempatan untuk menikmati musiknya secara langsung, termasuk lagu-lagu yang menghadirkan beragam tema emosional dan refleksi personal.

YE Live in Jakarta dijadwalkan berlangsung pada 24 Oktober 2026 di Gelora Bung Karno, Jakarta. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal pertunjukan, akses masuk, dan ketentuan konser dapat merujuk pada pengumuman resmi penyelenggara.

Topik Menarik