Ini Waktu Ideal untuk Tidur Setelah Makan agar Tidak GERD, Jangan Langsung Rebahan
SETELAH makan, sering kali kita merasa ngantuk dan ingin segera berbaring di tempat tidur. Namun, kebiasaan ini ternyata bisa menimbulkan beberapa masalah kesehatan, lho.
Ada baiknya untuk beri jeda sekitar dua sampai tiga jam setelah makan. Jeda tersebut dapat membantu tubuh mencerna makanan sekaligus mengurangi risiko asam lambung naik.
Tidur setelah makan sebenarnya tidak selalu berbahaya. Dilansir dari Times of India, risikonya bisa lebih besar jika kamu baru saja mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak atau memiliki kondisi tertentu seperti hernia hiatus, obesitas, atau sleep apnea.
1. Kenapa Tidak Boleh Langsung Tidur Setelah Makan?
Langsung berbaring setelah makan dapat membuat asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, gangguan pencernaan, hingga sensasi terbakar di tenggorokan.
Makan dalam jumlah banyak sebelum tidur juga dapat mengganggu kualitas tidur. Seorang spesialis gangguan tidur, Jade Wu mengatakan, makan makanan berat sebelum tidur dapat membuat metabolisme bekerja keras dan suhu tubuh meningkat.
Mengonsumsi kalori berlebih sebelum tidur juga berkontribusi terhadap kenaikan berat badan. Hal tersebut meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan seperti penyakit jantung, diabetes, dan kolesterol tinggi.
2. Berapa Lama Harus Menunggu Sebelum Tidur?
Para ahli menyarankan untuk menunggu setidaknya 2-3 jam setelah mengonsumsi makanan padat sebelum tidur. Jeda tersebut memberikan waktu bagi sistem pencernaan untuk memproses makanan dengan lebih baik.
Sementara itu, jika hanya mengonsumsi minuman, waktu yang dibutuhkan bisa lebih singkat. Untuk minuman, disarankan memberi jeda setidaknya sekitar 30 menit sebelum berbaring.
3. Bagaimana jika Harus Makan Larut Malam?
Tidak semua orang bisa menghindari makan larut malam, terutama karena pekerjaan atau aktivitas tertentu. Jika terpaksa makan mendekati waktu tidur, pilih makanan yang lebih ringan dan mudah dicerna.
Makanan dalam porsi kecil dan rendah lemak dapat menjadi pilihan. Kamu juga bisa memilih protein rendah lemak seperti ayam panggang, ikan, atau kalkun, serta sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan gandum utuh.
Sebaliknya, hindari makanan yang terlalu berat, pedas, atau tinggi lemak. Jenis makanan tersebut lebih berisiko menyebabkan asam lambung naik dan gangguan pencernaan.
4. Tetap Tegak Setelah Makan
Jika baru selesai makan, usahakan agar tidak langsung berbaring. Tetaplah duduk atau melakukan aktivitas ringan selama setidaknya 30 menit.
Berjalan santai setelah makan juga bisa menjadi pilihan. Aktivitas ringan tersebut dapat membantu proses pencernaan sebelum akhirnya kamu tidur.
Jadi, sebaiknya jangan langsung tidur setelah makan, terutama setelah mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak. Berikan waktu bagi tubuh untuk mencerna makanan agar tidur lebih nyaman dan mengurangi risiko gangguan seperti asam lambung naik.









