Kisah Mitchell Baker, Pemain yang Samai Rekor Legenda Timnas Indonesia Iswadi Idris
KISAH Mitchell Baker, pemain yang menyamai rekor legenda Timnas Indonesia Iswadi Idris akan diulas Okezone. Mitchell Baker mencetak lima gol saat Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh di matchday pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis 1 Oktober 2026 malam WIB.
Gol-gol Mitchell Baker dicetak pada menit 11', 20', 37', 42' dan 90+7'. Mitchell Baker menjadi pemain kedua Timnas Indoneisa yang mencetak lima gol atau quintrick dalam satu pertandingan. Ia mengikuti jejak Iswadi Idris yang juga mencetak lima gol saat Timnas Indonesia menang 9-1 atas Vietnam pada 1971.
Meski begitu, Iswadi Idris dan Mitchell Baker bukan pencetak gol terbanyak Timnas Indonesia dalam satu pertandingan. Rekor masih dipegang Soetjipto Soentoro yang mengemas delapan gol saat Timnas Indonesia menang 9-1 atas Singapura pada 1969.
1. Mitchell Baker Puji Performa Timnas Indonesia
Mitchell Baker mengaku baru saja menjalani salah satu pertandingan ketat dalam kariernya. Ia pun memuji performa rekan-rekannya yang berusaha menampilkan performa terbaik.
"Ya, pertandingan yang gila. Saya rasa ini pertandingan paling gila yang pernah saya mainkan. Tapi, saya hanya ingin menjalankan apa yang dikatakan Coach Herdman," kata Mitchel Baker dalam konferensi pers kelar laga Timnas Indonesia vs Bangladesh.
"Para suporter luar biasa. Mereka membantu kami melewati pertandingan ini. Mereka adalah alasan kami bermain untuk negara ini. Itulah alasan kami bekerja sangat keras, yaitu untuk menang demi negara," tambah penyerang 196 sentimeter tersebut.
2. Timnas Indonesia Tatap Final FIFA ASEAN Cup 2026
Kemenangan atas Bangladesh membuat Timnas Indonesia finis sebagai juara Grup A dengan tujuh poin. Mereka pun dipastikan lolos ke final dan berhadapan dengan Thailand di SUGBK, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB.
Polisi Bakal Periksa Febrio Adiono, Usut Kematian Misterius Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus
"Kami masih memiliki final untuk dimainkan. Kami harus terus berusaha memenangkan trofi pertama Indonesia," tutup Mitchell Baker.










