Zelensky: Ada 8.000 Tentara Korut di Rusia, 10.000 Lagi Siap Dikerahkan

Zelensky: Ada 8.000 Tentara Korut di Rusia, 10.000 Lagi Siap Dikerahkan

Terkini | okezone | Selasa, 29 September 2026 - 14:05
share

KYIV — Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim bahwa lebih dari 8.000 tentara Korea Utara kini ditempatkan di wilayah Rusia. Dia juga memperingatkan bahwa persiapan sedang dilakukan secara aktif untuk mengerahkan tambahan 10.000 personel.

Mengutip "data baru" terkait integrasi militer Pyongyang dengan Moskow, Zelensky menyatakan bahwa pasukan tambahan Korea Utara sedang "dipilih untuk menjalani pelatihan dan kemudian dikerahkan ke Rusia."

Pernyataan ini muncul setelah pemimpin Ukraina tersebut memperingatkan pada bulan Agustus bahwa hingga 50.000 tentara Korea Utara pada akhirnya dapat dikerahkan untuk bertempur bagi militer Rusia, yang mendorong Kyiv untuk mendesak Korea Selatan agar memberikan bantuan pertahanan udara.

Pada Juli, Seoul berkomitmen memberikan paket bantuan non-mematikan senilai 100 juta dolar AS kepada Ukraina.

Persenjataan Pyongyang

Pernyataan Zelensky muncul menyusul ketegangan diplomatik antara Seoul dan Kyiv terkait pengungkapan publik yang dilakukannya pekan lalu, yang mengonfirmasi bahwa pasukan Ukraina telah menyerahkan dua tentara Korea Utara yang tertangkap kepada Korea Selatan.

Pemerintah Korea Selatan menyatakan penyesalan resmi atas pengungkapan tersebut, dengan menegaskan bahwa kedua negara telah sepakat untuk merahasiakan proses penyerahan itu.

Seoul juga melayangkan protes terhadap pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor kepresidenan Ukraina yang membantah adanya kesepakatan kerahasiaan apa pun.

Korea Utara diperkirakan telah mengerahkan antara 14.000 hingga 15.000 tentara untuk memperkuat operasi militer Rusia di Ukraina sejak tahun 2024, menurut penilaian yang disusun oleh badan intelijen Ukraina dan Korea Selatan.

Sebagian besar pasukan ini telah dikerahkan di wilayah perbatasan Kursk untuk membantu pasukan Rusia menangkal operasi lintas batas Ukraina.

Selain personel, Pyongyang telah memasok jutaan peluru artileri dan mortir ke Moskow, serta rudal balistik, sistem artileri jarak jauh berat, dan sistem peluncur roket ganda, menurut para pejabat Ukraina dan penilaian pertahanan independen.

Topik Menarik