Delegasi RI Walk Out saat Netanyahu Pidato di PBB, DPR: Sangat Tepat!
JAKARTA - Komisi I DPR RI mendukung sikap delegasi Indonesia yang melakukan walk out dari ruang Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-81 di New York, Amerika Serikat. Peristiwa itu terjadi saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu hendak menyampaikan pidato pada Kamis 24 September waktu setempat.
Menurut anggota Komisi I DPR, Syamsu Rizal, langkah tersebut merupakan sikap diplomatik yang tegas sebagai bentuk protes terhadap kebijakan dan tindakan Israel di Palestina, khususnya situasi kemanusiaan di Jalur Gaza.
“Sikap ini sudah sangat tepat dan menunjukkan bahwa Indonesia konsisten memperjuangkan kemerdekaan Palestina serta menolak berbagai tindakan yang merugikan rakyat Palestina,” katanya saat dikutip Minggu (27/9/2026).
Ia menilai walk out bukan sekadar tindakan simbolik, melainkan bentuk protes dan kecaman terhadap genosida yang dilakukan Israel di Gaza yang telah menimbulkan korban jiwa serta krisis kemanusiaan berkepanjangan.
“Walk out ini adalah bentuk protes dan kecaman terhadap genosida Israel terhadap Palestina, khususnya masyarakat Gaza. Dunia tidak boleh diam terhadap penderitaan rakyat Palestina,” tuturnya.
Ia juga mendorong negara-negara di dunia untuk memperkuat langkah diplomatik dan mekanisme hukum internasional terhadap setiap dugaan pelanggaran hukum humaniter internasional yang dilakukan Israel.
“Semakin banyak negara harus berani mengecam dan mengambil langkah sesuai hukum internasional terhadap tindakan yang dilakukan Israel. Jangan sampai hukum internasional hanya menjadi aturan di atas kertas,” ujarnya.
Menurut dia, dukungan internasional terhadap kemerdekaan Palestina juga harus semakin diperkuat. Indonesia, kata Deng Ical, perlu terus memainkan peran aktif dalam mendorong penyelesaian konflik secara adil serta memperjuangkan hak rakyat Palestina untuk menentukan masa depannya sendiri.
“Negara-negara di dunia harus semakin banyak mendukung kemerdekaan Palestina. Pemerintah Indonesia juga harus terus konsisten mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Bagi Indonesia, kemerdekaan Palestina adalah harga mati dan tidak bisa ditawar,” pungkasnya.










