Penembakan Kembali Terjadi di Sekolah Filipina, 2 Siswa Tewas dan 7 Luka-Luka
MANILA - Setidaknya dua orang tewas, termasuk pelaku penembakan, dan tujuh orang lainnya terluka dalam insiden penembakan di sebuah sekolah menengah di Filipina selatan pada Jumat (18/9/2026), menurut laporan media setempat.
Kedua korban tewas tersebut dilaporkan merupakan siswa, termasuk pelaku penembakan.
Peristiwa penembakan itu terjadi di Banga National High School di Banga, Cotabato Selatan, menurut Departemen Pendidikan Filipina (DepEd).
Kegiatan belajar-mengajar di semua tingkat pendidikan di wilayah Banga segera dihentikan menyusul insiden tersebut, demikian pernyataan Kantor Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana Kota Banga.
Pejabat pendidikan berupaya memverifikasi rincian kejadian.
DepEd menyatakan "sangat prihatin" atas laporan penggunaan senjata api di sekolah tersebut dan sedang berkoordinasi dengan kantor wilayah, daerah, pihak berwenang, serta aparat penegak hukum untuk mengetahui duduk perkara kejadian itu.
Ribuan Personel Gabungan Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Polisi Amankan 21 Orang Diduga Perusuh
"Prioritas utama kami adalah keselamatan dan kesejahteraan para siswa, guru, dan staf sekolah," ujar pihak departemen sebagaimana dilansir TRT.
DepEd juga menyatakan kesiapannya untuk memberikan pertolongan pertama psikologis dan dukungan kesehatan mental bagi mereka yang terdampak.
Departemen tersebut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi selama penyelidikan berlangsung. Secara terpisah, kantor wilayah DepEd meminta masyarakat untuk tidak menyebarluaskan video kejadian tersebut, dengan alasan menjaga privasi serta kesejahteraan para korban dan keluarga mereka.
Peristiwa penembakan ini terjadi kurang dari tiga bulan setelah serangan mematikan di sebuah sekolah menengah di Kota Tacloban pada bulan Juni, yang menewaskan sedikitnya tiga siswa dan melukai sekitar 20 orang lainnya.










