Bidik Efisiensi APBN, Menkeu Suahasil Tegaskan Bukan Sekadar Pangkas Belanja

Bidik Efisiensi APBN, Menkeu Suahasil Tegaskan Bukan Sekadar Pangkas Belanja

Ekonomi | okezone | Senin, 14 September 2026 - 21:46
share

JAKARTA - Menteri Keuangan yang baru dilantik, Suahasil Nazara akan mengambil langkah efisiensi dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ke depan. 

Mantan Wakil Menteri Keuangan tersebut menggarisbawahi bahwa strategi pengetatan anggaran tidak akan dilakukan secara membabi buta, melainkan difokuskan untuk menghasilkan keluaran pembangunan yang maksimal bagi kesejahteraan masyarakat.

Pengelolaan anggaran negara di bawah kepemimpinan baru dipastikan bakal menitikberatkan pada optimalisasi belanja agar tepat sasaran. Kebijakan tersebut diarahkan guna memperbesar dampak ekonomi riil tanpa mengorbankan target pembangunan yang telah ditetapkan.

"Di bagian belanja tentu kita selalu berusaha mencari belanja yang lebih efisien tapi menghasilkan output maksimal yang bermanfaat bagi masyarakat, jadi efisiensi itu bukan hanya sekadar potong belanja," ujar Suahasil di selepas pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa ini memaparkan bahwa efisiensi merupakan bagian integral dari gerak APBN yang bertumpu pada tiga pilar utama, yakni penerimaan, belanja, dan pembiayaan.

Oleh karena itu, ketepatan alokasi pada pos belanja menjadi kunci penting agar setiap rupiah yang dikeluarkan negara selaras dengan perencanaan awal pemerintah.

Selain merapikan alokasi pengeluaran, konsistensi tata kelola anggaran menjadi fondasi mutlak untuk mempertahankan stabilitas fiskal nasional. Kredibilitas instrumen fiskal ini bergantung pada keterbukaan informasi yang mampu dipertanggungjawabkan kepada publik dan pelaku pasar.

 

"Prioritasnya adalah menjalankan APBN yang kredibel, saya akan terus menjalankan APBN dan komunikasi publik yang dapat dipercaya, serta memastikan APBN mendukung program prioritas pemerintah," kata Suahasil.

Menurutnya, keselarasan postur APBN sangat krusial untuk mengawal program-program strategis nasional yang selama ini mendapat sorotan luas dari publik dan awak media. Seluruh penyesuaian belanja negara harus bermuara pada mandat utama yang telah digariskan dalam sidang kabinet.

Arah belanja negara ke depan dipastikan tidak akan terpecah ke pos-pos anggaran yang dinilai kurang produktif. Ruang fiskal yang tersedia akan dipusatkan sepenuhnya untuk mengeksekusi agenda-agenda strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan rakyat.

"Program kerja prioritas nasional itu adalah prioritas negara kita dan telah mendapatkan arahan dari Presiden maupun kabinet bahwa di situ yang harus kita fokuskan," urai Suahasil.

Topik Menarik