6 Momen Dramatis di MotoGP San Marino, Ada Drama Flag to Flag hingga Selisih 0,034 Detik!
JAKARTA - Terdapat 6 peristiwa menarik sepanjang gelaran MotoGP San Marino. Balapan di Sirkuit Misano tersebut kerap menghadirkan drama yang menjadi catatan bersejarah.
Sirkuit Misano telah menjadi saksi berbagai momen ikonik. Berikut 6 peristiwa menarik yang pernah terjadi di MotoGP San Marino, sebagaimana dirangkum dari laman MotoGP, Jumat (11/9/2026):
1. MotoGP San Marino 2022 : Kejutan dalam Perburuan Titel Pedrosa
Drama terjadi sebelum lampu padam ketika Dani Pedrosa terpaksa start dari grid paling belakang. Begitu aksi dimulai, harapan The Little Samuari pupus setelah ia terjatuh pada lap pembuka menyusul insiden dengan Hector Barbera.
Tembus 10 Besar di Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Dapat Pujian dari Bos Honda Team Asia!
Di garis finis, Jorge Lorenzo mengeklaim posisi pertama, menandai momen krusial dalam perebutan gelar juara dengan memperlebar keunggulannya menjadi 38 poin. Valentino Rossi finis kedua bersama Ducati, sementara Alvaro Bautista posisi ketiga. Pujian khusus untuk Jonathan Rea yang meraih urutan kedelapan pada penampilan perdananya di MotoGP saat ia tampil menggantikan Casey Stoner.
2. MotoGP San Marino 2015: Drama Flag-to-Flag
Pergantian motor merupakan hal dramatis pada balapan MotoGP. Pada MotoGP San Marino 2015, bahkan terjadi dua kali pergantian motor.
Jorge Lorenzo start dari pole position. Ia memimpin pada lap-lap pembuka saat hujan mulai turun. Mayoritas pembalap lalu memasuki pit pada Lap 7, beralih ke ban basah karena hujan makin deras.
Namun, tak lama kemudian hujan berhenti dan sirkuit mulai kering, memaksa pit kedua dalam balapan flag-to-flag yang sesungguhnya. Marc Marquez merangsek ke posisi terdepan untuk mengemas kemenangan, diikuti Bradley Smith yang mengklaim posisi kedua di depan rekan senegaranya, Scott Redding.
3. MotoGP San Marino 2016: Pedrosa Menang, Duo Yamaha Memanas
Aksi di trek dengan cepat berubah menjadi drama di luar lintasa. Dani Pedrosa keluar sebagai pemenang setelah start dari posisi kedelapan. Ia unggul 2,837 detik atas Valentino Rossi yang finis kedua. The Doctor mengalahkan rekan setimnya, Jorge Lorenzo. Namun, berita utama justru datang dari Konferensi Pers pascabalapan. Rossi dan Lorenzo terlibat perdebatan mengenai manuver overtake sebelumnya.
4. MotoGP San Marino 2017: Duel saat Cuaca Basah
Misano selalu mengejutkan, baik dari segi balapan maupun cuaca dan 2017 pun tak berbeda. Maverick Vinales start dari pole position, tetapi kemudian Jorge Lorenzo mencuri posisi terdepan pada lap-lap awal. Seiring jalannya balapan, Danilo Petrucci berhasil menyalip, menciptakan duel seru dengan Marc Marquez.
Pada lap terakhir, Marc Marquez melewati Petrucci di Tikungan 1, sementara pembalap Marc Marquez bertahan dengan kokoh di garis finis. Kemenangan ini menandai kemenangan lain bagi Marc Marquez, yang finis di depan Petrucci. Sedangkan rivalnya, Andrea Dovizioso, harus puas finis ketiga.
5. MotoGP San Marino 2019: Marc Marquez vs Rookie
Maverick Vinales sekali lagi memulai balapan ini dari pole positon. Namun, rookie Fabio Quartararo menyerang pada lap-lap pembuka. Marc Marquez segera menempatkan dirinya di posisi untuk menyerang rookie Fabio Quartararo. Para penggemar lalu disuguhi 10 lap terakhir yang menegangkan.
Marc Marquez melancarkan serangan tajam di Tikungan 1. Akan tetapi, Quartararo merespons di Tikungan 4, yang diikuti balasan dari Marc Marquez di Tikungan 8 – membuat penonton Misano berdiri. Marc Marquez memastikan kemenangan, mengalahkan Quartararo, sementara Vinales meraih posisi ketiga.
6. MotoGP San Marino 2026: Bagnaia Vs Bastianini
Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini saling berhadapan dalam pertarungan tim pabrikan versus satelit. Jack Miller start dari pole, memimpin pada lap pembuka saat Bastianini dan Bagnaia berebut podium. Harapan Miller segera pupus saat mengalami kecelakaan di Tikungan 4.
Tersingkirnya Miller mendorong Bastianini ke posisi terdepan, tetapi dibuntuti oleh Bagnaia. Dua lap terakhir berlangsung luar biasa, membuat penonton terkesima karena hanya terpaut 0,034 detik dari keduanya di garis finis. Bagnaia meraih kemenangan atas Bastianini, sedangkan tempat ketika diamankan Vinales yang menandai podium perdananya bersama Aprilia.










