Manchester United Gagal Menang di Markas Everton, Michael Carrick Tetap Santai

Manchester United Gagal Menang di Markas Everton, Michael Carrick Tetap Santai

Terkini | okezone | Senin, 7 September 2026 - 11:17
share

LIVERPOOL Manchester United harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Everton di matchday ketiga Liga Inggris 2026-2027, pada Minggu 6 September 2026. Unggul dua kali sepanjang jalannya pertandingan, Setan Merah justru gagal mengamankan kemenangan penuh akibat kebobolan gol penyeimbang di menit-menit akhir.

Pemain Everton, Ainsley Maitland-Niles menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Setan Merah lewat gol jarak jauhnya pada menit keenam masa injury time babak kedua. Gol dramatis tersebut sekaligus membuyarkan kerja keras skuad asuhan Michael Carrick yang sebelumnya sempat memimpin berkat gol Benjamin Sesko.

Hasil imbang ini membuat Manchester United baru mengumpulkan empat poin dari total tiga pertandingan awal Premier League musim ini. Tekanan publik pun mulai mengarah ke ruang ganti tim, mengingat tantangan yang jauh lebih berat sudah menanti di depan mata.

1. Tanggapan Carrick soal Hasil Imbang

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, buru-buru meredam kritik negatif dan menilai hasil imbang kontra Everton bukanlah bencana besar. Ia menyebut timnya sebenarnya sudah sangat dekat dengan raihan tiga poin penuh seandainya fokus terjaga hingga peluit panjang berbunyi.

Meski demikian, sang juru taktik tetap mengakui perlunya evaluasi mendalam pada lini pertahanan agar tidak lagi kehilangan poin secara konyol. Ia menyoroti dua gol jarak jauh lawan yang menurutnya lahir dari tendangan luar biasa yang jarang terjadi dalam situasi normal.

Everton vs Manchester United di Liga Inggris 2026-2027 (Foto: Premier League)

"Ini tidak terlalu buruk. Kami hampir saja meraih tiga poin hari ini. Itulah sepak bola, ada momen-momen yang bisa kami tangani dengan lebih baik, tetapi kami akan baik-baik saja,” ungkap Carrick dalam sesi jumpa pers pascalaga, dikutip dari Sportsmole, Senin (7/9/2026).

"Jelas kami tidak bisa mengabaikan (kebobolan gol). Kita perlu kebobolan lebih sedikit gol untuk meningkatkan peluang memenangkan pertandingan, tetapi kita pasti akan mempertimbangkan hal itu dan terus meningkatkan performa. Saya pikir jelas ada hal-hal yang perlu kita perbaiki sebagai sebuah tim,” tambahnya.

 

Di balik performa lini belakang yang banyak disorot, gol-gol Everton memang tercipta melalui eksekusi individu kelas atas yang sulit diantisipasi kiper mana pun. Namun, kritik tetap dilayangkan karena Setan Merah dinilai terlalu pasif dan membiarkan lawan leluasa melepaskan tembakan jarak jauh.

2. Tantangan Berat Jelang Derbi Manchester

Ujian berat berikutnya kini langsung menghadang Setan Merah di tengah jadwal padat yang menguras fisik serta mental pemain. Sebelum melakoni laga sarat gengsi bertajuk derbi kontra Manchester City pada 13 September, mereka harus lebih dulu menjamu Sabah di Old Trafford dalam ajang Liga Champions.

Benjamin Sesko cetak gol di laga Everton vs Manchester United (Foto: Premier League)

Jadwal yang sangat mepet ini menuntut Carrick untuk memutar otak dan memaksimalkan kedalaman skuad yang dimilikinya secara cermat. Evaluasi taktik mutlak dilakukan, terutama dalam meredam potensi ancaman lini serang rival sekota yang dikenal sangat mematikan.

Selain urusan bertahan, teka-teki mengenai siapa yang akan memimpin lini depan juga menjadi bahan pertimbangan penting bagi sang pelatih. Penyerang Benjamin Sesko berpeluang besar kembali tampil sejak menit awal guna menjadi tumpuan sekaligus opsi pantulan bagi lini tengah United.

Topik Menarik