Mengenal ERN yang Siap Perkenalkan Diri Lewat Karya Solo

Mengenal ERN yang Siap Perkenalkan Diri Lewat Karya Solo

Seleb | okezone | Jum'at, 4 September 2026 - 21:38
share

JAKARTA - ERN (dibaca “ereun”) mulai menarik perhatian setelah tampil bersama KennyJacta dan Dochi Sadega lewat lagu Kau Coba Rayu. Namun, kolaborasi tersebut baru menjadi gambaran awal dari sosok ERN sebagai seorang musisi.

Kini, ERN bersiap melangkah lebih jauh dengan menghadirkan karya atas namanya sendiri. Jika Kau Coba Rayu menjadi kesempatan pertama bagi pendengar untuk mengenal suara ERN, karya solonya nanti akan menjadi ruang untuk mengenal karakter dan cerita yang ingin ia bawa.

Perjalanan ERN bersama musik sebenarnya sudah dimulai sejak kecil. Orangtuanya mengenalkan berbagai instrumen musik dengan memberikan les musik. Meski begitu, saat itu musik belum menjadi hal yang paling ia kejar.

ERN justru lebih banyak menghabiskan waktunya untuk menggambar. Ketertarikannya terhadap musik mulai berkembang ketika memasuki bangku SMP hingga SMA. Ia sempat bermain di beberapa band sekolah. Menariknya, alasan awal ERN memilih bermain band cukup sederhana dan menggelitik.

“Waktu itu aku merasa bukan yang paling pintar atau paling cantik, jadi setidaknya aku bisa jadi anak band. Dari situ aku ngikutin berbagai genre yang berkembang di lingkungan aku, mulai dari reggae, rock, alternative sampai pop punk. Walaupun sebenarnya genre-genre itu bukan comfort zone aku,” ujar ERN.

Dari pengalaman tersebut, ERN mulai mencoba berbagai warna musik yang berkembang di lingkungannya. Namun, titik perubahan dalam perjalanan musiknya justru terjadi ketika ia berkuliah di Universitas Negeri Malang dengan mengambil Pendidikan Seni Tari dan Musik.

Di lingkungan kampus, ERN mulai mengenal jazz, R&B, blues dan berbagai warna musik yang sebelumnya belum terlalu dekat dengannya.

Para senior yang ditemuinya di kampus turut menjadi salah satu inspirasi penting dalam perjalanan tersebut. Dari mereka, ERN semakin tertarik mendalami jazz dan R&B, meski ia mengaku tidak selalu memahami seluruh teori di balik musik tersebut.

“Yang aku tahu, aku suka sama apa yang aku dengar. Dari situ aku merasa kayak menemukan sesuatu yang lebih dekat sama diri aku,” jelasnya.

Dari proses tersebut, karakter musikal ERN perlahan terbentuk. Ia mulai menemukan perpaduan antara karakter vokal yang soulful dengan pengaruh R&B, jazz dan berbagai warna musik urban. Karakter tersebut juga terlihat dari personal style ERN yang dekat dengan oversized streetwear dan pembawaan yang lebih berani.

Di balik keputusannya menekuni musik, ERN memiliki cerita personal yang berawal dari sebuah mimpi saat masih remaja. Ketika duduk di bangku SMP, ERN begitu mengidolakan One Direction. Ia bahkan sempat membuat fan fiction tentang grup tersebut. Diary berisi fan fiction itu pun masih ia simpan hingga sekarang.

Kala itu, ERN memiliki mimpi sederhana, yakni bisa berada di satu panggung atau setidaknya satu backstage bersama One Direction atau salah satu personelnya. Saking seriusnya dengan mimpi tersebut, ERN pernah memiliki ritual unik sebelum tidur. Ia akan mandi, memakai sedikit makeup, menggunakan parfum hingga mengenakan pakaian bagus.

Tujuannya agar ketika bertemu One Direction dalam mimpi, dirinya tidak terlihat seperti “gembel”. Cerita tersebut memang terdengar lucu. Namun, ada sisi lain yang memperlihatkan bagaimana musik sudah memiliki tempat tersendiri dalam kehidupan ERN sejak remaja.

“Dari awal, musik itu selalu berkaitan sama mimpi, imajinasi, dan keinginan aku untuk bisa menjadi bagian dari dunia yang aku kagumi.”

Kini, mimpi tersebut perlahan mengambil bentuk yang berbeda. Bukan lagi sekadar tentang bagaimana bertemu dengan idola di atas panggung, tetapi bagaimana ERN bisa memiliki panggung dan suara yang menjadi miliknya sendiri.

Setelah memperkenalkan diri lewat Kau Coba Rayu bersama KennyJacta dan Dochi Sadega, ERN kini bersiap menghadirkan karya solo. Karya tersebut akan menjadi langkah penting bagi ERN untuk memperkenalkan warna musik, karakter vokal dan cerita yang ingin ia sampaikan sebagai seorang musisi.

Perjalanan dari seorang anak yang lebih suka menggambar, kemudian bermain band karena ingin terlihat keren, hingga akhirnya menemukan ketertarikannya pada jazz dan R&B menjadi bagian dari proses ERN dalam menemukan identitas bermusiknya.

Jika Kau Coba Rayu menjadi kesempatan pertama untuk mendengar suara ERN, karya solonya nanti akan menjadi kesempatan untuk mengenal ERN lebih dekat.


 

Topik Menarik