Hadirkan Mini Album, Cara Aruma Menerima dan Membongkar Perjalanan Hidup

Hadirkan Mini Album, Cara Aruma Menerima dan Membongkar Perjalanan Hidup

Seleb | okezone | Jum'at, 4 September 2026 - 20:33
share

JAKARTA - Aruma merayakan perilisan mini album terbarunya, Dan Ternyata Aku Cukup, bersama para penggemarnya, Arumanis, dalam intimate showcase yang digelar di Melodia, Rabu (3/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Aruma membawakan lagu-lagu yang terdapat dalam mini album Dan Ternyata Aku Cukup secara langsung di hadapan para penggemar yang beruntung hadir dalam acara tersebut. Spesial, Raim Laode turut hadir ketika bernyanyi bersama Aruma dalam lagu Ekspektasi. Kemudian hadir pula Raissa Anggiani, ikut bernyanyi bersama Aruma Jalan Buntu.

Mini album Dan Ternyata Aku Cukup berisi lima lagu, yaitu Pura-Pura Hidup Lagi, Senyum Pada Sepi, Jalan Buntu, Semoga Nanti, dan Bulan Separuh. Kelima lagu tersebut menjadi rangkaian cerita Aruma dalam memahami dirinya sekaligus melihat kembali pola hubungan yang berulang dalam kehidupannya.

Aruma mengungkapkan, Dan Ternyata Aku Cukup bukan sekadar cerita mengenai kesedihan yang berujung pada kebahagiaan. Mini album ini lebih banyak membahas proses dirinya dalam memahami berbagai pola yang terus muncul setiap kali menjalani sebuah hubungan.

“Pasti kalau orang dengar album ini, mungkin mikir ada fase penerimaan pada akhirnya, ada emosionalnya juga. Cuma sebenarnya cara melewati fase kesedihan. Ini lebih ke pola-pola yang selalu berulang setiap aku menjalani hubungan,” ujar Aruma.

Hampir tiga tahun menjalani kehidupan sendiri membuat Aruma memiliki banyak waktu untuk melihat kembali dirinya. Ia menyadari selama ini terlalu sering mencari kekurangan dalam dirinya sendiri hingga muncul perasaan tidak pernah cukup bagi orang lain.

“Aku sudah sendiri hampir tiga tahun. Agak terlalu banyak cerita, tapi intinya begitu. Selama tiga tahun ini, aku selalu merasa mungkin karena aku terlalu sering mencari kekurangan-kekurangan di diriku sendiri,” tuturnya.

Perasaan tersebut kemudian menjadi salah satu benang merah dalam Dan Ternyata Aku Cukup. Aruma menggambarkan bagaimana dirinya dulu kerap mempertanyakan siapa dirinya dan harus menuju ke mana dalam hidup.

“Kalau dulu aku banyak bertanya, ‘Aku harus menjadi siapa?’ atau ‘Aku harus ke mana?’, sekarang aku mulai sampai di titik aku bisa bilang, ‘Mungkin aku tidak perlu menjadi siapa-siapa selain diriku sendiri.’”

Aruma juga mengaku pernah merasa dirinya tidak cukup bagi orang-orang di sekitarnya. Hal tersebut membuatnya memiliki ketakutan akan ditinggalkan dan merasa tidak pernah mendapatkan cinta secara penuh.

“Aku selalu merasa tidak pernah cukup buat orang-orang di sekitarku. Makanya, aku sering merasa orang-orang selalu meninggalkan aku. Aku juga tidak pernah merasa benar-benar dicintai secara penuh,” kata Aruma.

Pengalaman tersebut kemudian membentuk pola yang terus berulang. Setiap hubungan yang berakhir membuat Aruma kembali bertemu dengan orang baru dan mengalami persoalan serupa.

“Akhirnya, itu menjadi sebuah pola. Aku harus ketemu orang baru lagi, orang baru lagi, dan terus berulang. Setelah berkali-kali mengalami hal yang sama, itu melelahkan buat aku,” ujarnya.

Melalui mini album ini, Aruma mencoba membongkar pola tersebut. Ia tidak ingin sekadar menceritakan perjalanan dari kesedihan menuju kebahagiaan, tetapi juga memahami alasan di balik berbagai hal yang terus terjadi dalam kehidupannya.

“Jadi sebenarnya bukan seperti, ‘Oh, awalnya aku sedih, terus akhirnya aku bahagia.’ Lebih kepada aku mencari tahu pola yang terus berulang itu. Aku mencoba membongkar kenapa hal ini bisa terjadi.”

Salah satu fase tersebut tergambar dalam lagu Semoga Nanti. Menurut Aruma, lagu ini menjadi gambaran ketika dirinya mulai menyadari adanya persoalan keterikatan emosional dalam hubungan.

“Terus di lagu Semoga Nanti, itu adalah fase ketika aku mulai menyadari ada masalah keterikatan emosional dalam hubungan. Karena aku sudah sangat damai dengan diriku sendiri.”

Setelah hampir tiga tahun sendiri, Aruma justru merasa sudah cukup dengan kehidupannya. Ia mulai menikmati kemandirian dan kebahagiaan yang dibangun tanpa bergantung kepada orang lain.

Harapan itu kemudian dituangkan Aruma melalui Lagu Semoga Nanti. Ia menggambarkan keinginannya untuk bertemu seseorang yang tetap berusaha menemukannya meski dirinya memilih bersembunyi.

Aruma menyadari dirinya kerap memilih mundur ketika sebuah hubungan mulai terasa sulit. Namun, ia masih membuka kemungkinan untuk kembali percaya kepada cinta jika suatu saat ada seseorang yang benar-benar berusaha hadir dalam hidupnya.

“Tapi kalau suatu saat ada seseorang yang benar-benar mengetuk pintuku dengan keras, bahkan berusaha menemukan aku ketika aku bersembunyi, mungkin aku bisa percaya lagi kalau aku masih bisa menerima cinta.”

Penempatan Bulan Separuh sebagai lagu terakhir sengaja dilakukan Aruma agar pendengar dapat mengikuti perjalanan emosional yang dibangun sejak awal. Pendengar diajak melewati berbagai fase sebelum sampai pada kesadaran mengenai akar persoalan yang selama ini ia rasakan.

“Mungkin di EP ini Bulan Separuh diletakkan terakhir karena aku ingin orang-orang merasakan emosinya dulu. Mulai dari kehilangan, kemudian menyusuri banyak fase.”

Selain merayakan perilisan mini album bersama Arumanis, intimate showcase di Melodia juga menjadi ruang bagi para musisi dan penggemar untuk berkumpul.

Co-Owner Melodia, June Winarto, turut menyampaikan apresiasinya kepada Aruma dan para penggemar yang hadir.

“Sebagai perwakilan Melodia, I'm really proud of you guys to come here, ke rumah kedua para musisi. Kami ingin teman musisi dan pegiat musik bisa beraktivitas dan berkomunitas dengan lebih baik lagi bersama Melodia. Semoga Melodia bisa terus menjadi tempat untuk berkumpul, berkarya, dan berkembang bagi para musisi. Thank you so much, terima kasih banyak.”

Melalui Dan Ternyata Aku Cukup, Aruma tidak hanya menghadirkan kumpulan lagu tentang hubungan dan kehilangan. Mini album ini menjadi ruang bagi Aruma untuk melihat kembali perjalanan dirinya, memahami pola yang terus berulang, hingga akhirnya menemukan satu jawaban: dirinya ternyata sudah cukup.

Topik Menarik