Ibunda Lady Nayoan Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Ada Batu Ginjal Puluhan Tahun
KABAR duka menyelimuti keluarga Lady Nayoan. Sang ibunda, Rima Sania Pontoh, mengembuskan napas terakhirnya pada 24 Agustus 2026.
Di balik kepergian sang ibunda, terungkap sebuah fakta medis yang cukup mengejutkan terkait penyakit yang diderita almarhumah. Lady Nayoan bercerita bahwa ada batu ginjal puluhan tahun yang mengendap di tubuh ibundanya.
1. Ibunda Lady Nayoan Meninggal Dunia
Lady Nayoan menceritakan bahwa ibundanya memiliki daya tahan terhadap rasa sakit yang sangat tinggi. Awalnya, sang ibu didiagnosis memiliki batu ginjal yang kemudian berkembang menjadi kanker.
Namun, hal yang membuat Lady makin tercengang usai melihat hasil pemeriksaan laboratorium. Pasalnya, ada batu ginjal yang mengendap di tubuh ibunda.
Batu ginjal tersebut ternyata tetap berada di tubuh sang ibu selama puluhan tahun hingga mencapai ukuran 5 cm pada 2023. Kondisi ini memaksa salah satu ginjal sang ibunda harus diangkat demi keselamatan jiwanya.
"Pas dicek patologi anatomi, ternyata batu itu umurnya seumur saya. Jadi waktu Mama hamil aku, Mama itu pernah ada batu," ujar Lady Nayoan saat ditemui di rumah duka di kawasan Bekasi, Jawa Barat belum lama ini.
"Jadi Mama dari 2023 hidup dengan satu ginjal, tapi ginjalnya sehat. Batunya cukup besar, ada 5 cm di dalam ginjal Mama saat itu," lanjut Lady.
2. Perjuangan Ibunda Lawan Kanker Ginjal
Perjuangan sang ibunda tidak berhenti di situ. Almarhumah Rima juga harus menjalani 14 kali kemoterapi dan 33 kali radiasi.
Meski menjalani pengobatan yang berat, Lady menyebut kondisi fisik ibunya tetap terlihat segar. Bahkan, rambut ibunda tidak mengalami kebotakan.
"Kemo 14 kali dan 33 kali radiasi, rambutnya hanya rontok tapi enggak botak. Benar-benar semangat hidupnya tinggi banget, kayak orang enggak sakit," kenangnya.
Kini perjuangan sang ibunda telah usai. Jenazah rencananya akan dimakamkan pada Kamis, 27 Agustus 2026 di pemakaman keluarga kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur.










