5 Posisi Seks yang Bikin Pria Lebih Tahan Lama
JAKARTA - Memilih posisi yang tepat saat berhubungan seksual dapat membantu pria mengatur tingkat rangsangan dan mengontrol ritme agar tidak terlalu cepat mencapai ejakulasi. Posisi dengan gerakan lebih lambat, penetrasi yang tidak terlalu dalam, serta kontrol yang lebih baik dapat menjadi pilihan bagi pria yang ingin memperpanjang durasi hubungan seksual.
Setiap orang memiliki tingkat sensitivitas dan respons seksual yang berbeda. Karena itu, posisi yang membantu seseorang bertahan lebih lama belum tentu memberikan efek yang sama bagi orang lain. Namun, beberapa posisi berikut dapat dicoba karena cenderung memberikan rangsangan yang lebih terkendali, demikian dilansir dari laman Practo.
5 Posisi Seks yang Bikin Tahan Lama
1. Posisi Berpelukan dari Samping
Posisi ini dilakukan dengan kedua pasangan berbaring menyamping, sementara penetrasi dilakukan dari arah belakang. Sudut tubuh yang relatif rendah membuat gerakan cenderung lebih terbatas dan tidak terlalu intens.
Ritme yang lebih pelan juga memungkinkan pria mengatur pernapasan dan mengurangi rangsangan ketika mulai merasa mendekati ejakulasi. Posisi ini dapat menjadi pilihan bagi pria yang mudah terangsang dalam posisi dengan gerakan lebih intens.
2. Wanita di Atas
Dalam posisi wanita di atas, pasangan wanita berada di bagian atas sehingga memiliki kendali lebih besar terhadap kecepatan dan ritme gerakan. Sementara itu, pria dapat lebih rileks dan mengurangi gerakan panggul.
Ketika mulai merasa gairah meningkat terlalu cepat, ritme dapat diperlambat atau dihentikan sejenak. Pengaturan tersebut membantu pria mempertahankan kontrol terhadap respons tubuhnya.
3. Posisi Berdampingan
Variasi posisi berdampingan memungkinkan pasangan tetap berada dalam posisi yang relatif rileks dengan gerakan yang lebih terbatas. Sudut tubuh yang tidak terlalu dalam juga dapat mengurangi intensitas rangsangan.
Selain membantu mengontrol ritme, posisi ini memungkinkan pasangan berkomunikasi dengan lebih mudah selama berhubungan seksual sehingga keduanya dapat menyesuaikan gerakan sesuai kenyamanan.
4. Misionaris dengan Penyesuaian
Posisi misionaris dapat dimodifikasi agar rangsangannya tidak terlalu intens. Salah satu caranya adalah menjaga posisi kaki pasangan tetap lebih rendah dan melakukan gerakan secara perlahan.
Dengan penetrasi yang lebih dangkal dan ritme yang terkendali, pria dapat lebih mudah mengatur tingkat gairah. Posisi ini juga memberikan kontrol yang cukup besar terhadap kecepatan gerakan.
5. Reverse Cowgirl
Pada posisi ini, pasangan wanita berada di atas dengan posisi membelakangi pria. Kendali gerakan berada lebih banyak pada pasangan yang berada di atas, sehingga ritme dapat disesuaikan untuk menghindari rangsangan berlebihan.
Pria dapat memanfaatkan jeda atau memperlambat ritme ketika mulai merasa mendekati ejakulasi. Relaksasi juga penting agar ketegangan otot tidak justru membuat orgasme datang lebih cepat.
Tidak Ada Posisi yang Menjamin Tahan Lama
Pemilihan posisi hanyalah salah satu cara untuk membantu mengontrol ejakulasi. Faktor lain seperti tingkat gairah, kecemasan, komunikasi dengan pasangan, serta kemampuan mengenali tanda-tanda tubuh menjelang orgasme juga dapat memengaruhi durasi hubungan seksual.
Jika ejakulasi terlalu cepat terjadi secara terus-menerus dan menimbulkan masalah dalam kehidupan seksual, konsultasi dengan dokter dapat membantu menemukan penyebab dan pilihan penanganan yang sesuai.










