Kisah Keputusan Sulit Enea Bastianini, Tinggalkan Tech3 demi Hijrah ke Trackhouse Aprilia di MotoGP 2027
PEMBALAP asal Italia, Enea Bastianini, akhirnya secara resmi mengonfirmasi kepindahannya dari tim Tech3 KTM menuju Trackhouse Aprilia untuk mengarungi kompetisi MotoGP 2027 mendatang. Keputusan besar ini sekaligus menandai babak baru dalam perjalanan karier rider berjuluk The Beast di ajang balap motor paling bergengsi di dunia tersebut.
Sebelum menjatuhkan pilihan ke kubu Aprilia, tim pabrikan yang tengah memimpin klasemen MotoGP 2026, pemilik nomor start khas tersebut sempat dikabarkan menjadi incaran untuk kembali bergabung bersama Gresini. Namun, takdir membawanya menuju RC16 versi pabrikan Noale.
Bergabungnya Bastianini ke Trackhouse Aprilia juga bakal menjadikannya salah satu dari tiga pembalap asal Italia yang semuanya merupakan mantan rider Ducati di dalam jajaran skuad RS-GP musim depan.
1. Perjalanan Penuh Tantangan
Keputusan untuk meninggalkan garasi Tech3 tentu bukan hal yang mudah bagi pembalap asal Italia tersebut. Melalui pesan perpisahannya, ia mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan penuh yang telah diberikan oleh seluruh anggota tim selama masa-masa kebersamaan mereka.
"Bukan hal yang mudah untuk mengambil keputusan seperti ini. Kalian telah menjadi keluarga saya, dan akan terus begitu hingga akhir. Terima kasih, saya mencintai kalian semua," ujar Bastianini mengutip dari Crash, Selasa (25/8/2026).
Perjalanan Bastianini bersama KTM sendiri diwarnai oleh berbagai rintangan berat setelah ia meninggalkan Ducati menyusul hilangnya kursi pabrikan dari Marc Marquez. Berpindah motor dari Desmosedici ke RC16 dengan sasis serat karbon dan suspensi WP, ditambah krisis finansial yang melanda KTM, sempat membuatnya kesulitan beradaptasi di awal musim.
2. Titik Balik Kebangkitan
Meski sempat tertatih-tatih di papan tengah dan tertinggal dari rekan setimnya, Maverick Vinales, peruntungan Bastianini mulai berbalik drastis usai paruh musim 2025. Selepas pulih dari masalah keracunan makanan yang membuatnya absen di Jerman, 'The Beast' langsung menggebrak lewat raihan podium Sprint di Brno.
Momentum positif tersebut berlanjut dengan raihan podium hari Minggu di Catalunya disaksikan langsung oleh calon bos masa depannya, Guenther Steiner. Meskipun saat ini masih tertahan di peringkat ke-12 klasemen dunia, ia tetap menjadi pembalap terbaik KTM setelah Pedro Acosta.
Kini, sementara Tech3 dikabarkan bakal menyiapkan susunan pembalap baru berisikan Luca Marini dan rookie Senna Agius menyambut era mesin 850cc dan ban Pirelli, Bastianini bersiap menatap lembaran baru bersama Aprilia.










