Feri Terbalik di Danau Kariba Zimbabwe, 94 Orang Tewas
JAKARTA - Jumlah korban tewas dalam kecelakaan feri di Danau Kariba, Zimbabwe, meningkat menjadi 94 orang. Feri milik pemerintah tersebut diketahui membawa sekitar 180 penumpang, dua kali lipat dari kapasitas yang sebelumnya dilaporkan polisi, yakni 90 penumpang.
Dilansir dari trtworld, Rabu (19/8/2026). Pemerintah Zimbabwe mengungkapkan, jumlah penumpang tersebut pada Selasa 18 Agustus 2026, sepekan setelah feri terbalik di Danau Kariba. Kapal diketahui mengangkut penumpang dan barang dalam jumlah yang melebihi kapasitas angkutnya.
Surat kabar yang dikelola pemerintah, The Herald, menyebut kecelakaan tersebut sebagai bencana transportasi paling mematikan dalam sejarah Zimbabwe. Jumlah korban tewas bahkan melampaui kecelakaan bus pada 1991 yang menewaskan 89 orang.
Feri tersebut tengah berlayar dari Kota Kariba di wilayah utara Zimbabwe menuju sebuah komunitas pedesaan terpencil di kawasan danau ketika terbalik setelah dihantam gelombang besar.
Menurut keterangan polisi pekan lalu, feri tersebut dirancang hanya untuk mengangkut 90 penumpang. Namun, pemerintah menyebut sekitar 180 penumpang berada di dalam kapal saat kecelakaan terjadi.
Polisi memperbarui jumlah korban tewas menjadi 94 orang. Angka tersebut terus bertambah selama sepekan sejak feri terbalik.
Sementara itu, sekitar 77 orang telah berhasil diselamatkan. Operasi pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan untuk menemukan korban lainnya, kata pemerintah dalam pernyataan yang dirilis setelah rapat Kabinet.
Danau Kariba berada di perbatasan Zimbabwe dan Zambia. Danau tersebut merupakan salah satu waduk buatan manusia terbesar di dunia.









