Studi: Kebanyakan Screen Time Bisa Bahaya untuk Jantung Anak

Studi: Kebanyakan Screen Time Bisa Bahaya untuk Jantung Anak

Terkini | okezone | Jum'at, 14 Agustus 2026 - 20:05
share

JAKARTA - Anak asyik main game atau terus-terusan scroll layar ponsel? Hati-hati, sebuah studi baru menyebutkan kalau kebiasaan ini ternyata diam-diam bisa merusak kesehatan jantung mereka.

Melansir Times of India, peneliti menemukan bahwa menghabiskan waktu terlalu lama di depan layar, entah itu ponsel, TV, atau konsol gim, berkaitan erat dengan tingginya risiko masalah kardiometabolik. Masalah ini meliputi tekanan darah tinggi, resistensi insulin, hingga gangguan kolesterol.

Studi yang diterbitkan dalam Journal of the American Heart Association menganalisis data dari lebih dari 1.000 anak dan remaja di Denmark. Hasilnya menunjukkan ada kaitan yang sangat jelas antara penggunaan ponsel untuk hiburan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung serta metabolisme.

Peneliti mencatat, setiap tambahan satu jam waktu layar per hari bisa meningkatkan risiko kesehatan anak secara signifikan. Selain itu, studi ini juga menemukan bahwa pola tidur sangat berpengaruh. Anak yang suka begadang atau kurang tidur menjadi jauh lebih rentan terkena risiko ini dibandingkan teman-temannya yang beristirahat dengan cukup.

5 Cara Orang Tua Melindungi Anak

Mengurangi waktu layar memang lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, tetapi para ahli menyarankan 5 langkah kecil yang bisa mulai diterapkan oleh keluarga di rumah:

1. Terapkan waktu bebas layar (screen-free)

Atur momen tanpa ponsel di rumah, misalnya saat jam makan atau satu jam sebelum tidur. Hal ini membantu anak untuk sejenak lepas dari layar dan mulai membangun rutinitas yang lebih sehat.

2. Dorong aktivitas di luar ruangan

Ajak anak jalan sore, berolahraga, atau sekadar bermain di halaman. Anak biasanya akan otomatis lupa dengan gawainya kalau mereka melakukan aktivitas fisik yang menyenangkan.

 3. Jadikan kamar tidur sebagai area bebas ponsel

Keberadaan ponsel di kamar sering kali membuat jam tidur anak mundur karena godaan untuk terus menatap layar sangat besar. Menjauhkan gawai dari tempat tidur membantu memastikan anak mendapat istirahat yang lebih baik.

4. Jadilah panutan

Anak lebih sering meniru kebiasaan orang tuanya daripada sekadar mematuhi aturan. Kalau orang tua juga ikut meletakkan ponselnya lalu membaca buku, memasak, atau berolahraga, anak pasti akan mengikuti.

5. Ganti dengan hobi yang seru

Berikan anak kegiatan pengganti yang sama-sama merangsang otak tapi bebas dari risiko kesehatan, seperti bermain musik, melukis, atau menyusun puzzle (teka-teki). Ubah pola pikir bahwa waktu luang bukan cuma sekadar main gawai, melainkan kesempatan untuk belajar hobi baru.

Topik Menarik