Dibuang Manchester City, Tijjani Reijnders Selangkah Lagi Gabung Klub Arab Saudi
BURSA transfer musim panas 2026 diwarnai oleh rumor mengejutkan yang melibatkan gelandang berdarah Indonesia, Tijjani Reijnders. Pemain andalan Timnas Belanda tersebut secara mengejutkan dikaitkan dengan kepindahan ke klub Liga Arab Saudi, Al Qadsiah.
Kabar ini tentu menarik perhatian pencinta sepak bola dunia karena Reijnders baru saja bergabung dengan Manchester City pada musim panas 2025 lalu. Namun, petualangannya di Etihad Stadium tampaknya bisa berlangsung singkat menyusul ketegasan klub membuka opsi penjualan.
Berdasarkan laporan terbaru dari media-media di Inggris, proses negosiasi antara pihak Manchester City dan Al Qadsiah saat ini sudah berada dalam tahap lanjut. Pembicaraan intensif juga tengah dilakukan dengan sang pemain untuk merampungkan kepindahan tersebut.
Sebelumnya, sejumlah klub top Eropa seperti Juventus, Galatasaray, dan Nottingham Forest sempat memantau situasi Reijnders. Kendati demikian, Al Qadsiah muncul sebagai peminat paling serius dan berada di posisi terdepan untuk mengamankan jasanya.
Manchester City sendiri kabarnya telah memasang banderol di kisaran 55 juta pound atau sekira Rp 1,3 triliun untuk gelandang berusia 28 tahun itu. Angka tersebut meningkat dari harga saat Man City memboyongnya dari AC Milan seharga 46,5 juta pound (Rp1,1 triliun).
1. Kesulitan di Man City
Faktor utama yang memicu spekulasi hengkangnya mantan gelandang terbaik Serie A ini adalah ketatnya persaingan di lini tengah skuad asuhan Enzo Maresca. Kedatangan pemain baru seperti Elliot Anderson membuat atmosfer perebutan tempat utama semakin kompetitif.
Padahal, performa Reijnders sepanjang musim 2025-2026 sebenarnya tergolong cukup impresif bersama The Citizens. Ia tercatat tampil dalam 50 pertandingan di berbagai ajang, dipercaya turun sebagai starter sebanyak 34 kali, serta menyumbangkan tujuh gol dan tujuh assist.
2. Proyek Ambisius Al Qadsiah
Bagi Al Qadsiah, merekrut pemain dengan profil seperti Reijnders merupakan bagian dari ambisi besar klub untuk memperkuat skuad menghadapi musim baru. Klub asal Dammam yang finis di posisi keempat liga dalam dua musim beruntun ini ingin mendatangkan bintang top Eropa demi prestasi yang lebih tinggi.
Meski demikian, transfer besar ini masih menunggu keputusan final dari sang pemain sendiri. Apakah Reijnders akan memilih meninggalkan kompetisi elite Eropa demi proyek menggiurkan di Arab Saudi, atau justru bertahan di Premier League? Waktu yang akan menjawabnya.









