Penyebab Kwon Chang-hoon Tak Dibawa Persija Jakarta TC di Thailand
JAKARTA – Persija Jakarta mengungkap alasan tidak memboyong rekrutan anyar asal Korea Selatan, Kwon Chang-hoon, dalam pemusatan latihan (TC) di Thailand. Ternyata, Kwon Chang-hoon cedera betis dan saat ini tengah menjalani pemulihan di Korea Selatan.
Persija tidak langsung beristirahat setelah mengakhiri Piala Presiden 2026 dengan menempati posisi ketiga. Skuad Macan Kemayoran langsung melanjutkan persiapan dengan menjalani TC di Thailand sejak Senin 10 Agustus hingga Minggu 23 Agustus 2026.
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, membawa 28 pemain untuk mengikuti agenda tersebut. Di dalamnya terdapat enam pemain yang sebelumnya menjalankan tugas bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, yakni Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, dan Rayhan Hannan.
Keenam pemain tersebut mendapat waktu istirahat setelah menyelesaikan tugas negara. Mereka dijadwalkan bergabung dengan Persija di Thailand pada 14 Agustus 2026.
Persija juga membawa seluruh legiun asingnya dalam TC tersebut, kecuali Kwon Chang-hoon. Absennya pemain yang sebelumnya tampil bersama Macan Kemayoran di Piala Presiden 2026 itu sempat menimbulkan tanda tanya.
1. Fokus Pemulihan Cedera di Korea Selatan
Kwon ternyata masih menjalani pemulihan cedera betis di Korea Selatan. Eks pemain SC Freiburg tersebut baru akan kembali bergabung setelah Persija menyelesaikan agenda TC dan tiba di Jakarta.
“Kwon Chang-hoon tengah menjalani pemulihan cedera betis (soleus strain) di Korea Selatan. Ia akan kembali bergabung bersama tim saat Persija telah kembali ke Jakarta,” tulis Persija Jakarta dalam pernyataannya, dikutip Kamis (13/8/2026).
Selain Kwon Chang-hoon, Mauro Zijlstra juga tidak dibawa Shin Tae-yong ke Thailand. Striker naturalisasi tersebut masih berada dalam tahap akhir rehabilitasi setelah mengalami cedera hamstring.
2. Agenda Pramusim Macan Kemayoran
Sementara itu, Manajer Persija Jakarta, Marsda TNI (Purn) TNI Ardhi Tjahjoko, menjelaskan tujuan TC di Thailand. Menurutnya, agenda tersebut menjadi bagian penting untuk meningkatkan kesiapan tim sebelum kompetisi musim 2026-2027.
“Training camp di Thailand bertujuan untuk memantapkan tim agar bisa mencapai level 100 persen. Ketika kami bermain di Piala Presiden lalu, tim kami baru berkumpul sekitar dua pekan dan beberapa pemain pun baru bergabung. Taktik dan fisik juga belum ditempa dengan baik,” ujar Ardhi.
Shin Tae-yong akan memanfaatkan TC tersebut untuk membangun kekuatan Persija secara lebih menyeluruh. Manajemen berharap tim berada dalam kondisi maksimal setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pemusatan latihan.
“Selama pemusatan latihan, Coach Shin Tae-yong akan membangun kekuatan tim agar lebih baik lagi. Kami berharap setelah TC tersebut, kekuatan tim sudah berada dalam kapasitas maksimal untuk menghadapi Super League 2026-2027,” katanya lagi.
Setelah menyelesaikan TC di Thailand, Persija akan kembali menjalani agenda pramusim di Indonesia. Macan Kemayoran dijadwalkan menghadapi klub Australia, Brisbane Roar, di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu 29 Agustus 2026.
Pertandingan tersebut menjadi bagian dari persiapan Persija sebelum memasuki kompetisi Super League 2026-2027. Laga kontra Brisbane Roar juga akan dirangkai dengan agenda peluncuran skuad serta jersey terbaru Persija yang telah dinantikan The Jakmania -suporter Persija.










