Pramono Minta Guru Paud Ajarkan Peserta Didik Pilah Sampah

Pramono Minta Guru Paud Ajarkan Peserta Didik Pilah Sampah

Terkini | okezone | Jum'at, 7 Agustus 2026 - 04:02
share

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta guru Paud untuk mengajarkan peserta didiknya memilah sampah sejak dini. Hal itu sebagai upaya menyukseskan gerakan pilah sampah sesuai Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono ketika memberikan sambutan dalam kegiatan Workshop Nasional Creativity Day for Teachers 2026 di Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).

"Saya berharap bahwa sebagai pendidik, ibu-ibu, bapak-bapak sekalian, dari awal saya minta tolong betul untuk mengajarkan kepada anak didiknya tentang kegiatan pilah sampah dimulai dari anak-anak PAUD," kata Pramono.

Pramono meyakini anak-anak bisa menjadi agen perubahan bila sejak awal telah membiasakan diri melakukan pilah sampah. Sebab, mereka juga bisa menjadi pengingat di keluarganya agar orangtua turut menerapkan kebiasaan memilah sampah dari rumah.

"Kalau kemudian mereka ini bisa memahami, mengikuti, menjalankan, dan mungkin merekalah yang akan mengingatkan kepada orangtuanya untuk pilah sampah tadi menjadi gerakan yang masif bagi warga Jakarta," tuturnya.

Pramono meyakini kedekatan emosional antara guru dan peserta didik dapat membantu Pemprov DKI Jakarta menyosialisasikan gerakan pilah sampah tersebut.

"Karena saya tahu bagaimana hubungan guru-guru PAUD dengan siswanya, pasti hubungannya sudah emosionalnya bersifat sangat personal. Kalau ini dimulai dari tingkat paling bawah, dampaknya yang tidak diperhitungkan selama ini akan sangat terasa," ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa TPST Bantargebang, Kota Bekasi, mulai 1 Agustus kemarin telah memberlakukan kebijakan hanya menerima sampah residu. Dengan begitu, saat ini tidak semua jenis sampah dari Jakarta bisa langsung dibuang ke TPST Bantargebang.

"Yang dibuang ke Bantargebang tidak lagi seperti dulu secara keseluruhan. Karena sudah kita pilah, maka yang di-dumping di Bantargebang mulai 1 Agustus kemarin adalah residunya," ucapnya.

Topik Menarik