Moms Wajib Tahu! Ini Trik Aman dan Tetap Segar Simpan Stok ASI di Rumah

Moms Wajib Tahu! Ini Trik Aman dan Tetap Segar Simpan Stok ASI di Rumah

Terkini | okezone | Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:03
share

JAKARTA - Menyimpan air susu ibu (ASI) setelah dipompa harus diperhatikan dengan sedetil mungkin. Jangan sembarangan menyimpan ASI, karena ASI harus dijaga agar tetap steril dan segar saat dikonsumsi si kecil. 

Nah, berikut tips praktis menyimpan stok ASI yang dilansir dari Mayo Clinic:

Perhatikan Wadah

Hindari kantong plastik biasa untuk kebutuhan rumah tangga atau plastik sekali pakai untuk botol bayi. Jadi Moms bisa gunakan wadah kaca berbahan food-grade yang bersih dan tertutup rapat, atau wadah plastik keras bebas BPA (BPA-free). Kantong plastik khusus penampung dan penyimpan ASI juga aman digunakan.

Trik Terbaik Menyimpan Stok ASI 

  • Beri Label: Tulis tanggal saat ASI dipompa dengan pulpen atau stiker tahan air. Jika disimpan di tempat penitipan anak, sertakan juga nama bayi ya, Moms.
  • Letak Penyimpanan: Taruh wadah di bagian belakang kulkas atau freezer karena suhunya paling stabil dan dingin.
  • Porsi Simpan: Bagi porsi ASI sesuai kebutuhan sekali minum bayi (sekitar 60–120 ml). Buat juga porsi kecil (30–60 ml) untuk situasi darurat.
  • Beri Ruang: Jangan isi wadah sampai penuh, karena ASI akan memuai saat membeku.
  • Cooler Bag: Jika tidak di kulkas, simpan ASI di dalam tas pendingin terisolasi (cooler bag) berisi ice pack maksimal selama 24 jam.

Daya Tahan ASI 

Daya tahan ASI tergantung cara dan tempat menyimpannya:

  • Di dalam ruangan, ASI bisa tahan hingga 6 jam, tetapi sebaiknya segera digunakan atau disimpan dalam kurun 4 jam, terutama jika ruangan agak hangat.
  • Tahan hingga 24 jam jika di dalam cooler bag dengan ice pack.
  • Jika di simpan di Kulkas (bagian belakang), ASI tahan hingga 4 hari. Jika tidak berencana menggunakannya dalam 4 hari, segera bekukan setelah dipompa.
  • Saat di deep freezer (bagian belakang) ASI akan tahan hingga 12 bulan, tetapi kualitas terbaiknya ada di 6 bulan pertama.

Makin lama ASI disimpan di kulkas maupun freezer, kandungan vitamin C di dalamnya akan makin berkurang. Selain itu, komposisi ASI selalu menyesuaikan usia bayi, sehingga ASI saat bayi baru lahir tidak sepenuhnya memenuhi kebutuhan nutrisi bayi ketika usianya sudah bertambah beberapa bulan.

Cara Mencairkan ASI Beku

  • Cairkan stok ASI yang paling lama terlebih dahulu.
  • Pindahkan wadah ASI beku ke dalam kulkas semalaman sebelum digunakan. Moms juga bisa mengaliri wadah dengan air hangat atau merendamnya di mangkuk berisi air hangat.
  • Jangan menghangatkan ASI beku menggunakan microwave atau memanaskannya langsung di atas kompor. Pemanasan yang terlalu cepat dapat merusak kandungan antibodi dalam ASI dan menciptakan titik panas yang bisa melukai mulut bayi.
  • Jangan membekukan kembali ASI yang sudah dicairkan. Buang ASI cair yang tidak habis digunakan dalam kurun waktu 24 jam

Aroma dan Warna ASI yang Sudah Mencair

Warna ASI bisa berubah tergantung makanan yang ibu konsumsi. Selain itu, ASI yang pernah dibekukan kadang memiliki bau atau tekstur yang sedikit berbeda dari ASI segar, tetapi tetap aman diberikan kepada bayi. Jika bayi menolak meminumnya, coba persingkat durasi penyimpanannya.

Topik Menarik