Askrindo Kantongi Laba Rp1,69 Triliun, Ini Penopangnya

Askrindo Kantongi Laba Rp1,69 Triliun, Ini Penopangnya

Ekonomi | okezone | Senin, 3 Agustus 2026 - 14:00
share

JAKARTA - PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo membukukan laba setelah pajak sebesar Rp1,69 triliun pada 2025. Capaian anggota holding Indonesia Financial Group (IFG) ini didukung oleh strategi bisnis yang adaptif serta pengelolaan risiko yang prudent di tengah dinamika industri.

Penguatan performa bisnis di berbagai lini sepanjang 2025 turut mendongkrak pendapatan premi serta profitabilitas perusahaan secara signifikan di tengah dinamika perekonomian nasional. 

Direktur Utama Askrindo M Fankar Umran menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari transformasi berkelanjutan dan penerapan strategi bisnis yang prudent serta berfokus pada kualitas portofolio. Selain itu, Askrindo berfokus pada tiga pilar bisnis utama: memperkuat UMKM, mendukung keberhasilan Proyek Strategis Nasional (PSN), serta memperluas perlindungan asuransi mikro bagi masyarakat Indonesia. 

"Capaian positif sepanjang tahun 2025 ini mempertegas komitmen Askrindo untuk terus tumbuh secara sehat dan berkualitas. Askrindo hadir menghubungkan kekuatan UMKM dan proyek strategis nasional, sekaligus mentransformasikan risiko menjadi penggerak pertumbuhan dan pilar ketahanan ekonomi Indonesia," kata Fankar dalam keterangannya, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Dari sisi performa bisnis, Askrindo mencatat pertumbuhan solid dengan aset perusahaan menembus angka Rp31 triliun. Penguatan ini didorong oleh strategi portofolio yang berkualitas dan pengelolaan risiko yang disiplin. 

Pencapaian finansial ini didukung penguatan tata kelola yang signifikan. Askrindo telah memperkuat Governance, Risk & Compliance melalui penurunan profil risiko dan implementasi risk awareness yang lebih disiplin di seluruh organisasi. 

 

Implementasi PSAK 117 pada laporan keuangan menjadi katalis positif yang mengedepankan transparansi dan keselarasan dengan praktik global. Opini audit Wajar Tanpa Modifikasian dari RSM Indonesia (per 19 Juni 2026) memerkokoh posisi Askrindo sebagai perusahaan asuransi yang kredibel dan profesional dalam mengelola risiko secara terstruktur dan sistematis. 

Saat ini, Askrindo terus berfokus memperkuat fundamental bisnis melalui mitigasi risiko yang disiplin serta peningkatan kolaborasi dengan mitra perbankan dan instansi terkait. Askrindo juga secara konsisten menjalankan berbagai inisiatif strategis untuk mempercepat layanan dan meningkatkan akurasi penilaian risiko (prudent underwriting). 

"Askrindo menegakkan tata kelola ini secara konsisten, termasuk melalui penerapan reward dan punishment yang tegas, karena disiplin dan akuntabilitas adalah syarat mutlak pertumbuhan yang berkelanjutan. Pertumbuhan berkualitas adalah hasil dari tata kelola yang kuat. Ini bukan hanya tentang angka laba, tapi bukti nyata bahwa governance yang solid dan transparansi adalah fondasi kepercayaan stakeholder serta kontribusi nyata bagi stabilitas ekonomi nasional," kata Fankar.

Topik Menarik